alexametrics

Pilgub 2018, KPU Solo Targetkan Golput di Bawah 23 Persen

19 Desember 2017, 11:23:37 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Solo menargetkan jumlah golput pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 tidak lebih dari 23 persen.

Target ini mengikuti jumlah partisipasi pemilih tingkat nasional sebesar 77 persen. Dengan begitu untuk Golput hanya berkisar 23 persen atau menurun dibandingkan 2013 lalu yang mencapai 33 persen. Hal itu diungkapkan oleh Ketua KPUD Kota Surakarta Agus Sulistiyo saat ditemui JawaPos.com, Selasa (19/12).

Pada kesempatan tersebut, Agus juga mengatakan, berkaca pada Pilgub 2013 lalu, tingkat partisipasi di Jateng mencapai 55 persen saja. Sedangkan tingkat partisipasi di Kota Solo mencapai 65 persen.

Salah satu penyebab kurang antusiasnya pemilih yakni kurang dekatnya antara sosok calon dengan pemilih. Selain itu, juga terkait dengan jejaring pengusung.

“Di tingkat Pilgub ini adalah keberadaan tim sukses. Karena calonnya beberapa pasang, jejaring di tingkat partai kan ini juga tugas dari koalisi partai. Efektivitas mesin partai ini yang kami harapkan,” terang Agus.

Selain itu, penyebab tingginya golput adalah soal administratif salah satunya mengenai data pemilih. Meski jumlah golput mencapai pada Pilgub 2013 mencapai 33 persen, ternyata Kota Solo cukup tinggi dibandingkan dengan daerah lain di Jateng. “Kalau di Jateng tingkat partisipasinya hanya 55 persen, di Kota Solo ini bisa lebih dari itu yakni 65 persen. Posisi ini cukup tinggi dibandingkan dengan daerah lainnya,” katanya.

Pihaknya optimis target golput pada 2018 mendatang terpenuhi. Mengingat di tahun yang sama di Jateng ada daerah yang juga akan menggelar Pilkada seperti di Kabupaten Karanganyar. “Biasanya kalau ada daerah yang berbarengan antara Pilgub dan Pilkada tingkat partisipasinya akan ikut naik,” pungkasnya.

Editor : admin

Reporter : (apl/JPC)



Close Ads
Pilgub 2018, KPU Solo Targetkan Golput di Bawah 23 Persen