JawaPos Radar | Iklan Jitu

Prarekonstruksi Pembunuhan Sadis Satu Keluarga, 35 Adegan Diperagakan

19 November 2018, 16:11:51 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Prarekonstruksi Pembunuhan Sadis Satu Keluarga, 35 Adegan Diperagakan
35 adegan diperagakan saat prarekonstrusi di Mapolda Metro Jaya (Gobang Mahardhika/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sepekan sudah kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11) terjadi. Haris Simamora, 23, juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan sadis ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono mengatakan, dalam prarekonstruksi diperagakan 35 adegan pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka Haris Simamora. Adegan demi adegan dilakukan dalam kurun waktu satu jam di Main Hall Mapolda Metro Jaya, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (19/11).

"Prarekonstruksi sudah dilakukan dan sudah selesai, tadi yang diperagakan oleh tersangka sesuai dengan keterangannya. Adalah adegan di saat dia akan melakukan kegiatan pembunuhan, mulai dia datang sampai melakukan pembunuhan," kata Argo pada wartawan Senin (19/11).

Prarekonstruksi Pembunuhan Sadis Satu Keluarga, 35 Adegan Diperagakan
Polda Metro Jaya gelar prarekonstruksi pembunuhan sadis di Bekasi (Gobang Mahardhika/JawaPos.com)

Sementara keseluruhan reka ulang adegan pembunuhan keji Haris Simamora, Argo menjelaskan, terdapat 57 adegan sampai tersangka berada di luar kota.

"Karena kalau keseluruhan sampai ke luar kota, ada 57. Tapi di sini yang kita lakukan ada 35 adegan. Jadi kami sudah bisa menggambarkan keterangan tersangka diperagakan dan dipraktikkan oleh tersangka di TKP," jelas Argo.

Diketahui, tersangka Haris Simamora melakukan pembunuhan terhadap satu keluarga. Mereka adalah Diperum Nainggolan, 38; Maya Ambarita, 37; Sarah Nainggolan, 9; Arya Nainggolan, 7. Mereka ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya di Jalan Bojong Nangka 2, RT 02/07 Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat, pekan lalu.

Dari pantauan JawaPos.com, prarekonstruksi berjalan kondusif. Tersangka Haris Simamora bersikap kooperatif dengan pihak kepolisian, dengan menjalankan 35 reka ulang dari adegan pembunuhannya kepada korban.

(ce1/dik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up