JawaPos Radar | Iklan Jitu

Cerita Polairud PMJ Cari Linggis Berdarah Haris Simamora

19 November 2018, 06:05:59 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Cerita Polairud PMJ Cari Linggis Berdarah Haris Simamora
Haris Simamora terancam pidana hukuman mati karena membunuh satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat (Issak Ramdhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Tim penyelam dari Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya belum berhasil menemukan linggis yang dibuang oleh Haris Simamora (HS), tersangka pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati Kota Bekasi.

Karena itu pencarian barang bukti linggis di Kalimalang, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, dihentikan, Sabtu (17/11) sore.

Proses pencarian oleh enam tim penyelam yang mulai dilakukan pukul 14.00 WIB, dihentikan pukul 16.00 WIB, karena kondisi arus sungai yang deras, dan air yang sangat keruh.

Penyelam dari Polairud Polda Metro Jaya, Iptu Ketut Swastika menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penyelaman selama dua kali. Namun, upaya yang dilakukan secara maksimal belum berhasil menemukan linggis yang dibuang oleh HS di lokasi tersebut.

“Kami dihadapkan dengan beberapa hambatan, yang pertama arus cukup kencang, kemudian terlalu dekat dengan pintu air. Kami juga jaga keselamatan anggota agar tidak terbentur pintu air, lalu jarak pandang nol, karena banyaknya lumpur di bawah,” tutur Ketut usai melakukan penyelaman seperti dikutip Pojok Bekasi (Jawa Pos Group, Minggu (18/11)..

Dengan kondisi air yang sangat keruh, membuat para penyelam hanya bisa bertahan dalam kurun waktu lima menit di dalam air. Di dalam air, penyelam harus melawan arus sehingga proses pencarian hanya bisa dilakukan dengan meraba.

Untuk kedalaman sungai, ujar dia, di sisi pinggir sekitar satu meter. Sementara, sisi tengah mencapai lima meter.

“Tapi saat kami turun dihadapkan dengan lumpur sepaha. Jadi seperti di sawah, dan arusnya kencang. Sekitar 10 meter melakukan penyisiran, tapi kami fokuskan di tengah tempat pertama pelaku membuang linggisya, lagi-lagi terhambat arus dan air,” jelasnya.

Menurutnya, untuk mengatisipasi hal – hal yang tidak diinginkan, pihaknya menggunakan sling untuk pengaman penyelam agar bisa mengontrol antara penyelam dengan yang di atas. Untuk proses pencarian lanjutan, pihaknya menunggu perintah dari Polda dan Penyelidik.

“Kami sesama Polri sangat berupaya membantu, dan siap kapan pun membantu untuk kesuksesan pengungkapan kasus tersebut,” tegasnya.

Dia menambahkan, bila diperintahkan untuk kembali menyelam, pihaknya sudah mengerti beberapa hambatan yang ada di sungai tersebut. Dengan begitu, pencarian berikutnya bisa diatasi.

“Hambatan tersebut akan kami atasi, terutama cara bisa bertahan lama saat menyelam, karena itu kendala yang sangat menghambat pencarian,” tukasnya.

(jpg/bin/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up