alexametrics

VW Safari ini Belinya Rp 5 Juta, Dimodifikasi Harganya… Wow

19 November 2017, 14:44:27 WIB

JawaPos.com — Dalam sejarah otomotif Volkswagen (VW) tak pernah mengeluarkan seri VW buggy secara masal. Seri buggy dikeluarkan hanya di pabrikan VW di Australia pada tahun 1967. Itupun modelnya sederhana dengan nama Volkswagen Country Buggy. Seri itu tak pernah beredar di tanah air karena pabrikan VW Australia hanya mengeskpornya ke Philipina, Singapura, dan Selandia baru.

Namun bagi penggemar VW yang ikut kontes modifikasi pada ajang Jogja Volkswagen Festival (JVWF) yang kini tengah berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), memodifikasi mobil safari menjadi sebuah mobil buggy terkesan mewah bukanlah hal yang sulit. Itulah yang dilakukan anak dan bapak dari Ungaran, Jawa Tengah. Dengan modal VW Safari tahun 1971 dibeli dengan harga Rp 5 juta tahun 1992 silam, mobil yang banyak dipakai para camat sebagai mobil dinas di era tahun 70-an itu disulapnya menjadi mobil buggy dengan pembenahan di sana-sini.

Jimmy Nanda Setyawan (30), pemilik VW buggy dengan warna cat merah Ferrari mengatakan, Mobil VW Safari yang aslinya pada body berbentuk kotak itu dipotong 50 sentimeter. Kemudian di kap mesin depan menggunakan kap VW Beetle (Kodok). Untuk mesin masih memakai asli VW Safari. Hanya diperbesar CC-nya. Dari yang sebelumnya 1.600 CC menjadi 2.000 CC dengan dobel karburator. “Total body dibuat sendiri. Dibikin di garasi, saya sama bapak saya,” katanya, di Jogja Expo Center (JEC), Minggu (19/11).

VW Karman Ghia
Bambang Supriyadi, datang dari Jakarta Selatan membawa VW jenis Karman Ghia tipe 141 tahun produksi 1969 (ridho hidayat/jawapos.com)

Keinginan memodifikasi VW safari menjadi VW Buggy ini dilakukan setelah bapaknya membaca sebuah majalah luar negeri yang ada isi tentang mobil Buggy. Setelah itu, ia bersama bapaknya pun memutuskan untuk memodifikasi VW Safarinya. “Body full metal. Penggantian velg pakai ring besar dengan 20 inc. Full audio dengan jok dan dashboard custom,” tuturnya.

Mobil ini sudah beberapa kali ikut dalam kontes modifikasi VW. Sebelum Jogjakarta Volkswagen Festival (JVWF) yang digelar sejak 17-19 November di JEC ini juga pernah ikut dalam event berskala lokal dan nasional. “Pernah dapat The Best VW, The Best Painting,” katanya.

Selain dibuat untuk diikutkan kontes, mobil ini juga ramah dipakai aktivitas keseharian. Ia mengaku, dalam perawatannya juga cukup mudah, hanya secara rutin melakukan cek oli saja. “Kalau masalah cari spare part, sekarang sudah banyak dijual. Baik secara online maupun toko-toko, meski onderdil tua,” katanya.

Bahkan setelah menjadi bentuk VW Buggy seperti sekarang ini pernah ditawar dengan harga Rp 150 juta. Namun, nominal tersebut masih cukup jauh dengan harga yang dibukanya sebesar Rp 500 juta.

Peserta lain dari even JVWF ini, Bambang Supriyadi, datang dari Jakarta Selatan membawa VW jenis Karman Ghia tipe 141 tahun produksi 1969. Meski dibesarkan dari keluarga penghobi VW, ia mengaku baru mendapatkan mobil ini tiga tahun terakhir.

Dalam modifikasinya, ia menggunakan mesin Porsche dengan kompresi 7,1 dan nilai oktan 8,1. Mobil dengan cat warna kuning ini, baginya adalah salah satu cara untuk berinvestasi.

Dalam JVWF, kontes dibagi dalam berbagai macam kelas. Baik itu dari tahun pembuatannya, maupun hasil modifikasinya. Kategori preserved vintage, retro custom, best restoration, restored vintage, best engine, best interior, hingga best paint.

Editor : admin

Reporter : (dho/ce1/JPC)




Close Ads
VW Safari ini Belinya Rp 5 Juta, Dimodifikasi Harganya... Wow