JawaPos Radar

Ini Saran Anies Untuk Tempat Baru Lapangan Tembak

19/10/2018, 06:10 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Ini Saran Anies Untuk Tempat Baru Lapangan Tembak
Berisiko tinggi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan setuju Lapangan Tembak direlokasi. (Reyn Gloria/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Upaya penanganan peluru nyasar akhirnya berbuah pada rencana relokasi yang tengah diperbincangkan lintas instansi. Pemprov DKI yang merupakan instansi yang berwenang untuk menentukan tata ruang wilayah sesuai dengan peruntukannya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melihat lokasi Lapangan Tembak yang ada saat ini sangat berisiko, khususnya untuk bangunan dan warga yang ada di sekitarnya. Walaupun memang diketahui bangunan tersebut telah didesain keamanannya.

"Kami melihat tempat ini memang punya risiko yang besar. Itu lebih baik berada di tempat yang bebas dari risiko untuk kegiatan tembak-menembak karena latihan-latihan di situ punya potensi (membahayakan)," jelas Anies di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (18/10).

Menurutnya, kriteria untuk tempat relokasi dari Lapangan Tembak harus semi indoor atau tertutup dari keramaian. Lalu, harus ada ruang yang luas melintang agar ruang gerak para penembak tidak terbatas.

"Sebenarnya tempat-tempat yang baru itu semi indoor tertutup, sehingga tidak ada lagi potensi peluru nyasar. Kalaupun melakukan di outdoor tempatnya harus sangat luas dan save," jelas Anies.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan telah bertemu dengan Direktur Utama Gelora Bung Karno, Winarto terkait pemindahan lokasi Lapangan Tembak. Anies menjelaskan utamanya pihaknya lebih mengatur kepada tata ruang.

"Saya lihat datanya ternyata memang ini bukan insiden yang pertama atau kedua bahkan sudah berkali-kali ini terjadi. Jadi kemungkinan besar ujungnya akan ada relokasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada kata final," jelas Anies di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up