JawaPos Radar

Densus Sempat 'Jual Beli' Tembakan dengan Terduga Teroris Tanjungbalai

19/10/2018, 20:36 WIB | Editor: Budi Warsito
Densus Sempat 'Jual Beli' Tembakan dengan Terduga Teroris Tanjungbalai
Kapolda Sumut, Irjen Agus di dampingi Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai saat rilis pers penangkapan terduga teroris. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Kronologis penindakan terhadap dua terduga teroris di Tanjungbalai akhirnya diungkap Polda Sumatera Utara (Sumut). Ternyata, petugas Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri sempat kejar-kejaran dengan para tersangka pada Kamis (18/10).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, kedua tersangka HSM, 26 dan RA, 22 memang sudah dibuntuti petugas. Apalagi ini merupakan lanjutan dari penindakan terduga teroris kelompok jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pada Mei 2018 lalu di Tanjungbalai.

Saat akan ditindak, tersangka HSM menghampiri petugas. Dia berupaya menyerang petugas dengan pisau. Petugas kemudian memberikan tembakan peringatan. Namun, apa yang dilakukan oleh petugas tidak digubris. Lalu peluru ditembakkan kearahnya untuk melumpuhkan.

Saat itu tersangka RA datang. Dia membawa HSM untuk kabur dari kejaran petugas. "Mereka lari ke pemukiman warga," kata Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (19/10) petang.

Saat berlari, mereka menjatuhkan empat buah benda yang diduga bom pipa. Warga yang mengetahui itu lalu memberitahukan petugas. Penyisiran pun dilakukan. Dari informasi warga, keduanya bersembunyi di sebuah toilet umum. Petugas kemudian mendatangi tempat itu. Pintu toilet terkunci. Saat didobrak, pelaku kembali menyerang. Mereka mencoba menembak dengan sepucuk pistol berkaliber 9 mm.

Sempat terjadi aksi 'jual beli' tembakan. Para tersangka juga disebut melemparkan sebuah benda diduga bom pipa. Semakin terdesak, Densus 88 akhirnya memberi tindakan tegas terukur. Kedua terduga teroris itu pun roboh dan tewas.

Dari lokasi penindakan sejumlah barang bukti diamankan. Ada lima buah bom pipa rakitan, pisau, senjata api, dua butir peluru di magasin dan rompi. Selain itu petugas juga mendapati tujuh wadah berbentuk tabung berukuran kecil berisi mesiu dan paku.

"Mereka menjadikan toilet itu menjadi ruang rahasia tempat pembuatan, perakitan dan percobaan bom
," tandasnya.

Pascapenindakan itu, Tanjungbalai berstatus Siaga I. Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai mengatakan, situasi itu sudah berangsur kondusif. "Saya sudah ingatkan kepada jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan," pungkasnya.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up