alexametrics

Kesaksian Pendaki Gunung Lawu yang Selamat dari Kobaran Api

19 Oktober 2015, 20:43:00 WIB

JawaPos MAGETAN – Bagaimana kobaran api sampai menjebak para pendaki Gunung Lawu? Radar Lawu berhasil menjumpai Dita Kurniawan.

Dia adalah pendaki dari rombongan berbeda yang selamat karena berlari melintasi lokasi kebakaran yang menewaskan tujuh pendaki tersebut.

Kepada Radar Lawu, Dita mengungkapkan bahwa kebakaran yang menewaskan tujuh pendaki itu sangat mengerikan.

Baca juga: 7 Pendaki Gunung Lawu Tewas Terpanggang

"Saat berlari, saya hanya lihat lima pendaki yang meninggal dunia," ujar Dita yang mengaku mendaki bersama teman-temannya dari SMK Yosonegoro seperti yang dilansir Radar Lawu (Jawa Pos Group), Senin (19/10).

Dita yang mendaki bersama sebelas teman turun dari puncak Minggu (18/10) pagi, sekitar pukul 09.00. Saat di lokasi kebakaran, dia dan rombongan sempat dikepung api.

Untung, mereka berhasil menyelamatkan diri, lalu dievakuasi regu penolong sekitar pukul 12.00. Dita terluka. Sekujur kakinya melepuh.

Saat berlari itu, dia melihat jasad korban. Dita melihat tiga jasad dalam keadaan terpanggang di antara bara api. Dua lainnya berposisi tengkurap.

"Tidak tahu kalau ada korban lainnya, tapi saya melihat lima," ujar warga Desa Candirejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, itu.

Dita bersama Nur, salah seorang temannya, sempat berlindung di balik batu padas di sekitar jalur pendakian.

Keduanya juga berlindung di balik jaket dan tas yang dibawa hingga akhirnya turun sekitar pukul 12.00 dan langsung melaporkan hal tersebut ke petugas Perhutani di pos Cemoro Sewu. Dita mengaku lega. Sebab, selain dia, sebelas temannya dipastikan selamat.

Sementara itu, seratus personel tim SAR terlibat dalam evakuasi pendaki Gunung Lawu. Mereka berasal dari Basarnas Surakarta-Trenggalek, BPBD Magetan, Polres Magetan, Perhutani, Tagana Dinsos Magetan, dan Anak Gunung Lawu (komunitas pendaki Gunung Lawu). (ian/ota/c10/kim)

Editor : arwan

Copy Editor :

Kesaksian Pendaki Gunung Lawu yang Selamat dari Kobaran Api