alexametrics
Walikota Maidi Ajak Warga Perangi Covid-19

Peringati HUT RI, Pemkot Madiun Bagi 10 Ribu Masker dan 500 Nasi Kotak

19 Agustus 2020, 12:45:59 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memiliki cara unik tersendiri dalam memperingingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI. Selain seluruh rangkaian peringatan diselenggarakan sederhana, peringatan diarahkan untuk percepatan penanganan Covid-19. Pemkot Madiun menerjukan aparatur sipilih negara (ASN) ke jalan-jalan untuk membagikan ribuan masker dan nasi kotak.

Masker dan nasi kotak gratis itu dibagikan kepada pengendara yang melintas di depan Balaikota Madiun, Jalan Pahlawan, Senin lalu (17/8). Aksi gebrak masker itu dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI, sekaligus mencegah penyebaran Covid-19. Pun mendukung program Jatim Bermasker. ‘’Perwakilan ASN dan PKK terjun ke lapangan untuk membantu masyarakat,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi.

Aksi sosial itu dilakukan setelah upacara peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI digelar terbatas di balai kota. Maidi ingin mewujudkan aksi nyata perjuangan pahlawan di medan laga pada masa kemerdekaan lampau. Melalui aksi sosial agar dapat meringankan beban masyarakat utamanya di tengah wabah Covid-19,’’ lanjutnya.

Masker yang dibagikan dalam momen itu sebanyak 10 ribu. Ditambah 500 nasi kotak untuk membantu masyarakat memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Tujuannya agar masyarakat senang. Sehingga daya tahan tubuh meningkat dan terhindar dari korona. ‘’Untuk maskernya kita siapkan 10 ribu, nasinya ada 500 kotak,’’ ungkapnya.

Aksi sosial itu juga diteruskan hingga peringatan 1 Muharam. Tepatnya ketika 14 perguruan pencak silat melakukan ritual Suroan dan Suran Agung. Sebagaimana kesepakatan pemantaban koordinasi jajaran se-Bakorwil I Madiun, Nganjuk dan Bojonegoro serta perwakilan perguruan pencak silat serta dihadiri perwakilan Polda Jatim di Hall Hall Sun Hotel Kota Madiun kemarin (13/8).

Sebagaimana kesepakatan, seluruh rangkaian sakral yang biasanya mengundang masa berskala besar ke Kota Madiun itu diganti dengan kegiatan sosial penanganan Covid-19. Mulai kerja bakti sterilisasi padepokan pencak silat, bagi-bagi masker, hingga sembako. ‘’Kita lanjutkan kegiatan ini sampai peringatan 1 Muharram,’’ tambahnya.

Pada sisi lain, pemkot juga melakukan upaya pemulihan transformasi ekonomi. Seperti pembukaan beberapa sektor ekonomi yang ada di Kota Madiun dengan protokol kesehatan ketat. Misalnya, kegiatan Mancing Merdeka di Bantaran Kali digelar sehari sebelum peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI. Pemkot mengisi kolam pancing tersebut dengan ikan sebanyak 1 ton.

Selain itu upaya lain seperti pemulihan aktivitas Sunday Market untuk menghidupkan kembali sedikitnya 700 sentra pedagang kecil menengah yang biasanya menggelar lapak tiap minggunya. Sentra UMKM yang ada di masing-masing kelurahan juga coba didongkrak dengan membangun jalur wisata sepeda.

Di samping itu, Maidi meminta masyarakat tidak mudah terpancing sejumlah informasi yang belum tentu kebenarannya. Termasuk di antaranya soal isu Covid-19. ‘’Semoga perjuangan tanpa kenal lelah dalam perang melawan Covid-19 ini bisa segera kita dapatkan kado istimewanya,’’ harapnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM




Close Ads