JawaPos Radar

Pemprov DKI Kirim 212 Ton Logistik dan 100 Sapi Kurban ke Lombok

19/08/2018, 19:45 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Pemprov DKI Kirim 212 Ton Logistik dan 100 Sapi Kurban ke Lombok
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendistribusikan 100 sapi kurban untuk warga korban bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat. (Yesika Dinta/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak hanya mengirimkan bantuan 212 ton bahan-bahan pokok atau logistik kepada warga Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 100 ekor sapi kurban dari Sumbawa juga dikirimkan kepada warga korban gempa bumi di sana.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, program tersebut bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dari 400 ekor sapi, seperempatnya diberikan ke Lombok agar para korban bencana dapat tetap merayakan Idul Adha.

“Sapi yang dikirim itu dibagi dua, sebagian memang digunakan di Jakarta. Ada 100 ekor (sapi) itu langsung dari Sumbawa dikirim ke Lombok. Sehingga warga di Lombok bisa langsung menggunakan,” ujar Anies saat menerima sapi kurban di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (19/8).

Dia berharap, warga Lombok dapat kembali merasakan makanan yang layak. “Harapannya nanti warga bisa ikut merayakan Idul Adha dalam suasana kebahagiaan ketika mereka bisa mendapatkan makanan-makanan yang layak, berbeda dari keseharian mereka,” tuturnya.

Khusus sapi kurban yang berasal dari para donatur melalui ACT, pembelian dilakukan dengan partai besar melalui mitra tetap. Sehingga harga yang didapat cukup jauh dari rata-rata, yaitu Rp 13 juta saja.

“Jadi ini artinya yang tidak kalah penting sebenarnya, harga itu kan tergantung lokasinya, dapatnya di mana. Yang penting harga yang cukup signifikan untuk warga Jakarta dan untuk Lombok. Karena seperempat diberikan ke Lombok ini, 3/4 di sini,” sebut Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengapresiasi para donatur yang telah tergerak hatinya untuk mengikuti program tersebut. Berdasarkan laporan, bantuan logistik juga terus bertambah hingga hari ini.

“Bahkan tadi pagi masih banyak warga yang mebgirimkan bantuannya. Karena itu saya sampaikan apresiasi ini membuktikan bahwa warga Jakarta datang ke ibu kota mendapatkan kesejahteraan, tapi mereka tidak lupakan saudara-saydaranya yang memdapatkan kesulitan,” terang dia.

Sebagai informasi, pengumpulan bantuan logistik dari warga Jakarta ini terhitung sejak 5 Agustus 2018 sehingga terkumpul sebanyak 212 ton logistik dengan berbagai macam kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan pengungsi. Di antaranya, tenda, selimut, penjernih air, makanan, susu, dan lain-lainnya.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up