JawaPos Radar

Daerah Ini Kondusif Meski Miliki Eks Paling Banyak

19/08/2018, 11:08 WIB | Editor: Budi Warsito
Daerah Ini Kondusif Meski Miliki Eks Paling Banyak
Kapolres Poso, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bogiek Sugiyarto (Desyinta Nuraini/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Jumlah bekas narapidana terorisme di Poso terbilang cukup banyak diantara daerah lainnya di tanah air. Bahkan hingga kini, masih ada 27 warga Poso yang menjalani masa hukuman kasus terorisme di sejumlah lembaga permasyarakatan.

"Ada di Nusakambangan, ada di Palu, ada di Makassar, dan ada yang di tempat BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme)," ujar Kapolres Poso, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bogiek Sugiyarto saat berbincang dengan JawaPos.com di kantornya, Jumat (17/8) sore.

Belum lagi bekas kelompok Mujahidin Indonesia Timur yang diciduk pada 2007 lantaran melakukan penyerangan terhadap polisi di Tegalrejo, Poso. "Jadi kalau bicara eks napiter di Kabupaten Poso ini sangat banyak. Jumlah pastinya saya lupa, tapi inilah uniknya di Poso yang tidak bisa dijumpai di daerah lain. Jumlahnya memang banyak sekali, mungkin puluhan," tuturnya.

Namun untungnya, para eks napiter dan keluarganya bisa diterima kembali oleh masyarakat. Mereka pun tengah menjalani program deradekalisasi yang digagas Pemerintah Daerah, Polisi, TNI dan stakeholder terkait.

Kondisi Poso pun kini kata Bogiek, sudah kondusif walaupun masih ada sekitar tujuh pengikut Santoso yang lari di Gunung Biru. Namun, mereka tengah diburu Satgas Tinombala, gabungan TNI-Polri.

"Poso perubahannya sangat signifikan dan pembangunannya juga berjalan dengan sangat bagus, banyak investor masuk karena jaminan keamanan itu," pungkas Bogiek.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up