alexametrics
Penangkapan Terduga Teroris di Jogja

Selain Mantan Atlet Judo, Ismail Diketahui Pemegang Sabuk Hitam

19 Juli 2018, 23:07:34 WIB

JawaPos.com – Pelan tapi pasti, identitas Ismail, salah satu terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di kediamannya Jalan Perumnas Condong Sari, Padukuhan Ngropoh, Kelurahan Condongcatur, Depok, Sleman, DIJ terungkap.

Ketua Judo Pengda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) periode 2017-2021, Pradipto mengatakan Ismail merupakan mantan atlet Judo nasional yang dikenal mempunyai perilaku yang baik, serta bermotivasi tinggi dalam menorehkan prestasi.

“Betul Ismail itu atlet Judo DIJ, pernah meraih emas di PON. Orangnya baik, punya keinginan tinggi untuk berprestasi,” kata Pradipto, dihubungi pada Kamis (19/7).

Ismail mewakili DIJ, pernah meraih emas di PON pada 2008 silam. Sebelumnya, diajang yang sama pada 2004 juga berprestasi mendapatkan perak. “Ismail pemegang sabuk hitam,” tuturnya.

Usai PON 2008, Ismail sempat pamit mengurangi aktivitas Judo karena ingin konsentrasi membangun usahanya rumah makan. Selepas mendapatkan uang bonus menang dari Pengda DIJ sebesar Rp 100 juta.

Atas penangkapan yang dilakukan oleh Densus 88 ini, ia pun sempat kaget mendapat kabar itu. Dirinya tak mengira, Ismail bisa berubah. “Syok saja mendapat kabar itu. Heran kenapa bisa jadi begitu,” ucap dia.

KL, salah satu rekan atlet dari Ismail mengatakan, saat acara akikahan anaknya, ia sempat datang dan bertemu Ismail beberapa tahun silam. “Saya datang tapi kok orang-orangnya tidak saya kenal. Biasanya kalau ada acara itu, teman-temannya saya kenal,” katanya.

Ismail juga sempat mengatakan kepadanya, sedang mendalami menonton video-video ISIS. Namun hal itu dianggapnya hanya angin lalu saja.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (dho/JPC)

Selain Mantan Atlet Judo, Ismail Diketahui Pemegang Sabuk Hitam