alexametrics

53 Ribu Pengendara Lewati Gerbang Tol Banyumanik dan Terus Meningkat

19 Juni 2018, 16:45:40 WIB

JawaPos.com – Sebanyak 53.452 kendaraan melintas melalui gerbang tol Banyumanik, Semarang pada H+2 Lebaran atau Senin (18/6) kemarin. Angka tersebut, diperkirakan masih akan meningkat pada hari-hari berikutnya atau selama musim arus balik lebaran.

Manager Operasional Trans Marga Jateng (TMJ), Fauzi A Rahman mengatakan, berdasarkan tren lalu lintas selama H+1 Lebaran hingga kini, jumlah tadi diperkirakan masih akan mengalami peningkatan. “Itu merupakan puncak arus balik saudara-saudara kita yang kembali ke arah Jakarta. Dan kami memprediksi akan terjadi puncak arus balik lagi pada Rabu (20/6) dan Kamis (21/6). Karena panjangnya masa liburan karyawan dan anak sekolah,” jelasnya, Selasa (19/6).

Meski demikian, Fauzi menyebut, di Gerbang Tol Banyumanik tak terjadi penumpukan kendaraan sejak Senin kemarin. Menurutnya, usai dua hari melakukan pantauan di lapangan, antrean kendaraan terpantau maksimalnya hanya sepanjang 100 meter.

53 Ribu Pengendara Lewati Gerbang Tol Banyumanik dan Terus Meningkat
Sejumlah pengendara nampak mengantre di gerbang tol Banyumanik, Semarang, Selasa (19/6). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)

Ia menyebut, hal itu tak terlepas dari upaya pihaknya mengurai kepadatan yang terjadi di lokasi. Salah satunya adalah, dengan menerapkan sistem gardu reversible.

“Gardu reversible itu adalah, gardu yang bisa dibolak-balik untuk entrance dan exit sesuai kebutuhan. Kemudian kami juga menyiapkan mobile rider yang tugasnya menjemput pengguna jalan yang mau melakukan transaksi,” sambungnya.

Pihak TMJ sendiri, secara keseluruhan mengerahkan 32 mobile rider. Sementara di Gerbang Tol Banyumanik, disiapkan enam unit pada entrance dan sembilan pada exit. Dimana masing-masing bertugas untuk melakukan transaksi kepada lima hingga sepuluh pengendara di tiap jalur. “Sehingga mempercepat antrean kendaraan,” imbuhnya lagi.

Lebih lanjut, Fauzi menambahkan bahwa, situasi kondusif juga terpantau di Gerbang Tol Ungaran dan Bawen. Lewat keterangan Fauzi, antrean kendaraan hampir tak nampak pada kedua lokasi tersebut. Mayoritas pengguna jalan yang hendak menuju arah Solo, lanjutnya, lebih memilih menggunakan jalur tol fungsional.

“Kalau fungsional itu kan buka tutup karena masalah di Kali Kenteng hanya bisa satu jalur. Sehingga pada saat ditutup dialihkan ke gerbang tol Salatiga extension atau ke Bawen. Namun kenyataan, yang ada di lapangan, pemakai jalan lebih senang menunggu setengah jam pada saat penutupan untuk bisa melewati jalan tol fungsional menuju Solo,” terangnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (gul/JPC)


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
53 Ribu Pengendara Lewati Gerbang Tol Banyumanik dan Terus Meningkat