alexametrics

Warga Boleh Lepas Masker, Vaksinasi Covid-19 Diintensifkan di Bali

19 Mei 2022, 12:16:15 WIB

JawaPos.com -Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melonggarkan restriksi sosial menyusul semakin melandainya kasus Covid-19. Masyarakat kini sudah boleh tidak menggunaan masker saat berada di luar terbuka yang tidak ramai.

Begitu pun, keharusan menunjukkan hasil tes antigen atau PCR saat akan bepergian ke luar kota atau keluar negeri sudah tak berlaku bagi mereka yang sudah vaksin booster. Menyikapi perkembangan ini, Badan Intelijen Negara (BIN) justru semakin mengintensifkan vaksinasi di tengah masyarakat. Termasuk di Provinsi Bali.

Kabinda Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo, saat pelonggaran diberlakukan, justru mitigasi Covid-19 harus lebih diintensifkan. Pekan ini, misalnya, Binda Bali menggelar vaksinasi massal di delapan kabupaten/ kota, yaitu Kota Denpasar, Bangli, Jembrana, Buleleng, Karangasem, Gianyar, Tabanan dan Klungkung.

“Vaksinasi kita lakukan di delapan titik secara serentak. Vaksinasi terus kita lakukan agar kualitas kekebalan komunal masyarakat semakin meningkat, sehingga mereka dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman di masa kehidupan semakin mendekati normal saat ini,” ujar Hadi, seperti dikutip, Kamis (19/5).

Hadi memaparkan, dalam kegiatan vaksinasi, jajarannya tetap menggunakan strategi jemput bola, karena memang terbukti efektif meningkatkan capaian vaksinasi.

“Gelaran vaksinasi yang kami gencarkan di fasilitas publik hingga vaksinasi door to door ke rumah-rumah warga terbukti efektif. Capaian target untuk vaksin dosis satu di Bali telah mencapai 116.37 persen dari target dan dosis dua mencapai 106,71 persen,” terangnya.

Kabinda Bali ini meyakini, bila vaksinasi terus digencarkan dan rasio dosis booster juga sudah mendekati dua dosis sebelumnya, pandemi Covid-19 dapat segera bertransisi menuju endemi. Dengan begitu, perekonomian dan sektor pariwisata di Bali dapat kembali menggeliat.

Editor : Bintang Pradewo

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads