alexametrics

Banjarnegara Berstatus Darurat Penanganan Bencana

19 April 2018, 16:24:06 WIB

JawaPos.com – Banjarnegara baru saja diguncang gempa. Kini, salah satu kabupaten di Jawa Tengah (Jateng) itu berstatus darurat penanganan bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDP) Jateng menetapkan status tersebut selama 14 hari ke depan.

Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, PMI, TNI, Polri, dan relawan masih berada di lokasi terdampak. Mereka mengevakuasi korban dan membersihkan puing bangunan.

Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara. “Kami menentukan langkah-langkah antisipatif penanganan warga terimbas bencana,” ujar Sarwa ketika dihubungi, Kamis (19/4).

Hal itu tak lepas dari jumlah korban yang terus bertambah setelah dilakukan pembaruan data hingga Rabu (18/4) malam. “Tim gabungan juga masih terus melakukan pendataan. Serta proses evakuasi mencari korban terdampak,” ucapnya.

Seperti diberitakan, masyarakat Banjarnegara dikejutkan guncangan gempa tektonik berkekuatan 4,4 Skala Richter (SR). Gempa terjadi pada Rabu (18/4) kemarin sekitar pukul 13.28 WIB.

Stasiun Geofisika Jogjakarta mencatat, pusat gempa berada di darat. Koordinatnya 7.21 LS dan 109,65 BT. Pusat gempat berjarak 52 kilometer Utara Kebumen. Kedalaman gempa mencapai 4 kilometer.

Gempa menewaskan dua warga. Adalah Asep, 13, siswa kelas 5 SD, warga Desa Kasinoman. Korban lain bernama Kasri, 80, warga Dusun Bakalan Desa Kasinoman. Jumlah korban luka tercatat sebanyak 21 orang. Mereka saat ini dirawat di puskesmas dan rumah sakit daerah.

Gempa juga menyebabkan rusaknya 316 unit rumah dan sejumlah bangunan umum lain di Desa Kasinoman, Desa Kertosari dan Desa Plorengan. Tak kurang dari 2.104 jiwa dari 526 KK harus mengungsi ke sejumlah titik di Kecamatan Kalibening.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (gul/JPC)

Banjarnegara Berstatus Darurat Penanganan Bencana