alexametrics

Sediakan Park And Ride, MRT Diminta Terapkan Tarif Parkir Mahal

19 Maret 2019, 12:33:11 WIB

JawaPos.com – Dua stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) akan dilengkapi dengan park and ride untuk fasilitas penumpang. Namun rencana itu dinilai kurang efektif dan tidak sejalan dengan misi untuk memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Pengamat Transportasi dari Universitas Indonesia Alvinsyah melihat, pemerintah harus memiliki strategi agar tujuan tersebut berhasil. Ia mengusulkan agar pemerintah justru membatasi ruang gerak parkir kendaraan.

“Ya ada dua strategi pengurangan atau pembatasan secara fisik dan penerapan tarif yang tinggi. selain itu batasi juga jumlah ruang parkir di kawasan tertentu (diatur di RTRW dan RDTR DKI 2030),” jelasnya saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (19/3).

Alvinsyah mendukung apabila Pemprov DKI berani membuat tarif tinggi pada kendaraan yang dititipkan di park and ride. Namun seiring dengan penerapannya, Pemprov DKI juga harus bisa menyediakan integrasi yang memudahkan.

“Ya dibuat saja tarif parkir semahal-mahalnya, namun sebagian dari pendapatan parkir harus didedikasikan untuk pembiayaan layanan angkutan umum namanya di-earmarked,” terangnya.

Kebijakan tersebut, jelas Alvinsyah, merupakan bagian dari strategi pengaturan permintaan (transport/travel demand management). Sehingga, adanya keseimbangan dan keadilan dalam penerapan kebijakan.

Saat ini diketahui, MRT Jakarta masih dalam momen uji coba untuk publik. Antusias masyarakat terlihat sangat besar untuk mencoba moda transportasi baru tersebut, direncanakan akhir bulan MRT akan diresmikan.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Reyn Gloria

Copy Editor :

Sediakan Park And Ride, MRT Diminta Terapkan Tarif Parkir Mahal