alexametrics

Korban Longsor di Bantul Kekurangan Pakaian

19 Maret 2019, 12:33:37 WIB

JawaPos.com – Pengungsi akibat tanah longsor di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), terus bertambah. Mereka mengeluhkan kurangnya pakaian dan perlengkapan bayi.

“Pakaian ganti sama perlengkapan bayi yang dibutuhkan,” kata salah seorang pengungsi Doni Praditya Setyawan, 35, Selasa (19/3).

Rumah Doni terletak di RT 2, Dusun Kedung Buweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Ia mengungsi bersama istri dan 2 anaknya ke tempat saudaranya di Dusun Pundung, Desa Wukirsari, sejak Minggu (17/3) malam. “Sudah sejak (Minggu) malam saat hujan lebat, saya bawa anak istri ke tempat saudara,” ungkapnya..

Hingga Selasa (19/3), ia belum berani kembali ke rumahnya. Meski pakaian dan harta benda lainnya masih ada di rumah. Sebab ancaman longsor masih ada. Bahkan pada Senin (18/3) malam, kembali terjadi longsoran. “Kalau harta benda masih di rumah. Belum bisa kembali,” ungkapnya.

Muhammad Aris, 47, warga warga Dusun Kedung Buweng menambahkan, total yang mengungsi ada 5 Kepala Keluarga (KK). Sedangkan pada Selasa (19/3) bertambah menjadi 7 KK. Termasuk ia dan keluarganya. “Saya juga mau ngungsi ke tempat saudara,” imbuhnya.

Pilihan mengungsi karena memang ancaman longsor susulan masih ada. Selain itu juga ada imbauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul untuk sementara mencari tempat yang aman.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Ridho Hidayat

Copy Editor :

Korban Longsor di Bantul Kekurangan Pakaian