alexametrics

Diterjang Banjir, Petani di Purworejo Terancam Gagal Panen

19 Maret 2019, 18:15:31 WIB

JawaPos.com – Banjir yang melanda sebagian kecamatan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah memang mulai surut, Selasa (19/3). Namun, duka para korbannya belum berakhir. Selain seisi rumah mereka yang terkotori lumpur bawaan, adapun potensi gagal panen mengintai para petani.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo, Sutrisno mengatakan, banjir kemarin membuat lumpur masuk rumah para warga. Seperti situasi di Bapangsari, Bojong, Kecamatan Bagelen.

Meski dampak banjir tak seluas seperti di Kecamatan Purwodadi, menurut Sutrisno, Kecamatan Bagelen di sisi lain masuk kategori area yang rendaman airnya cukup tinggi. Bahkan mencapai 2,5 meter dan ini membuat warganya sampai saat ini masih mengungsi.

“Rumahnya sangat kotor, tak cuma lantai tapi setembok-temboknya. Lemari jatuh, keluar seisinya. Pakaian mereka tidak punya. Nanti kami berikan pantas pakainya,” ujar Sutrisno saat dihubungi, Selasa (19/3).

Tak berhenti sampai di situ, karena rupanya air belum surut total. Lokasi persawahan, sampai saat ini masih terendam lumayan tinggi. “Pohon padinya belum kelihatan. Ambruk semua padi yang menjelang panen ini,” katanya.

Jelas saja, situasi ini kalau dibiarkan bakal memperbesar potensi pertanian mengalami gagal panen. Mengingat para petaninya saat ini juga dalam kondisi tak bisa menyelamatkan pertaniannya.

“Kalau cuma kena banjir sawahnya, tanamannya bisa diarit terus dikeringkan. Tapi kan problem-nya mereka capek, karena kebanjiran juga. Relawan juga pasti tidak bisa terus menerus membantu karena di sisi lain ada keluarga,” imbuhnya.

Oleh karenanya, Sutrisno pun berpesan kepada para donatur, agar mendonasikan bantuannya dalam bentuk beras juga. Karena sekarang pengungsi atau warga terdampak lainnya benar-benar sudah tidak punya apa-apa.

“Kalau tidak ada beras, mereka mau makan apa? Ini kan juga harus disubsidi berapa hari, karena mereka harus mulai dari awal lagi,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro



Close Ads
Diterjang Banjir, Petani di Purworejo Terancam Gagal Panen