alexametrics

BPJS Kesehatan Klarifikasi Pernyataan Sandiaga Soal Nis

19 Maret 2019, 09:29:16 WIB

JawaPos.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Surakarta akhirnya angkat bicara terkait salah satu peserta asal Sragen, Niswatin. Sebelumnya, Niswatin disebut Sandiaga Uno dalam debat pilpres dengan nama Nis yang tidak lagi ter-cover BPJS.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta Bimantoro menjelaskan, Nis telah mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan perundangan yang berlaku. “Kami sudah melakukan pengecekan data dan koordinasi dengan peserta maupun pihak rumah sakit. Hasilnya, Ibu Nis sudah mendapatkan haknya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS),” terang Bimo dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com, Senin (18/3) malam.

Niswatin sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sejak 2015 lalu. Pada Maret 2018, Niswatin didiagnosis dokter menderita kanker payudara grade 2 nonmetastasis.

“Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan dokter, Ibu Nis didiagnosis menderita kanker payudara grade 2 nonmetastasis. Sejak itu, Nis menjalani pengobatan kemoterapi rutin,” imbuhnya.

Nis menjalani kemoterapi gelombang pertama sebanyak tujuh kali hingga Oktober 2018. Sesuai dengan indikasi medis dan restriksi formularium nasional, pasien belum dapat diresepkan obat herceptin.

“Karena obat tersebut hanya untuk penderita kanker payudara metastasis dengan pemeriksaan HER2 positif. Sementara Ibu Nis masih belum ke arah itu,” kata Bimo.

Selain itu, BPJS kesehatan Cabang Surakarta juga sudah melakukan konfirmasi dengan pihak Rumah Sakit dr Soehadi Pridjonegor, Sragen. Berdasarkan konfirmasi tersebut dikatakan bahwa pasien saat ini sudah selesai menjalani pemeriksaan kemoterapi. Tetapi pasien masih harus menjalani pengobatan rutin dan dalam pemantauan dokter.

“Kami sudah bertemu dengan pasien dan persoalan ini sudah diselesaikan dengan baik. Terima kasih kepada pihak yang sudah memberikan masukan untuk penyelenggaraan program JKN-KIS yang lebih baik,” tutur Bimo.

Sekadar diketahui, dalam debat Pilpres 2019 Sandi menyampaikan ada warga Sragen yang tidak lagi ter-cover BPJS Kesehatan. Menurut Sandi, hal itu nantinya tidak boleh terjadi lagi di Indonesia.

Sementara itu, Niswatin Naimah yang dimaksud Sandi dalam debat menyampaikan bahwa dirinya memang sempat menyampaikan aspirasinya kepada Sandi saat bertemu di Pasar Bunder, Sragen. “Saat itu saya dengan menggebu-gebu menyampaikan kepada Bang Sandi,” ucapnya.

Nis menyampaikan bahwa pengobatan untuk penyakit kanker payudaranya tidak lagi di-cover BPJS. Dia pun berharap Sandi bisa mengatasi permasalahan ini nantinya.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Ari Purnomo

Copy Editor : Fersita Felicia Facette



Close Ads
BPJS Kesehatan Klarifikasi Pernyataan Sandiaga Soal Nis