alexametrics

JR Saragih Hampir Menangis Saat Ucapkan Terimakasih Kepada Pendukung

19 Maret 2018, 22:15:58 WIB

JawaPos.com – Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut) Jopinus Ramli (JR) Saragih keluar dari ruangan pemeriksaan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sumut sekitar pukul 16.00 lebih, Senin (19/3).
Dia dikawal puluhan polisi hingga naik ke podium yang sudah disediakan para pendukungnya. Sepanjang pengawalan, JR Saragih enggan berkomentar kepada awak media yang sudah menunggunya sejak pagi. Dihadapan para pendukung, JR Saragih yang tadinya membisu akhirnya berbicara.

Dari atas podium JR Saragih berbicara dengan nada suara agak lirih. Matanya berkaca-kaca saat menyampaikan terima kasih kepada pendukung yang sudah setia menunggunya sejak pagi.

“Sekali lagi, saya sudah selesai diperiksa. Saya akan balik dan bekerja seperti biasa sebagai Bupati Simalungun. Sambil menunggu putusan dari PTTUN,” kata JR Saragih, Senin (19/3).

JR Saragih Hampir Menangis Saat Ucapkan Terimakasih Kepada Pendukung
JR Saragih saat menyapa para pendukung yang setia menunggu dirinua diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen, Senin (19/3). (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Usai memberi sapaan kepada pendukungnya, JR Saragih langsung masuk ke mobil dengan pengawalan ketat. Para pendukungnya juga membubarkan diri sesaat kemudian.

Untuk diketahui, JR Saragih ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggunaan dokumen palsu saat pencalonan dirinya sebagai Gubernur Sumut. Banyak pihak yang mempertanyakan kenapa JR Saragih ditetapkan menjadi tersangka sebelum diperiksa sebelumnya.

Menanggapi hal itu Bawaslu Sumut angkat bicara. Ternyata Bawaslu Sumut sudah pernah memanggil JR Saragih, KPU dan saksi lainnya dalam kasus tersebut. Namun yang bersangkutan tidak pernah menghadiri panggilan.

“Pada saat kita panggil bukan hanya Pak JR, KPU juga tidak bisa hadir sebagai saksi karena ada kesibukan. Ini dilimpahkan Bawaslu ke Sentra Gakkumdu untuk penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut. Sehingga penetapan tersangka ini. Persoalan belum pernah diperiksa, penyidik mungkin sudah punya cukup bukti,” kata Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan.

JR Saragih menjalani pemeriksaan perdananya semenjak ditetapkan menjadi tersangka Kamis pekan lalu. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Andi Rian mengatakan, JR Saragih disangkakan kasus pemalsuan dokumen. Tepatnya pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Jakarta Sopan Adrianto.

Tim forensik, sudah diturunkan untuk meneliti specimen tanda tangan asli Sopan Andrianto dengan yang tertera di legalisir ijazah.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
JR Saragih Hampir Menangis Saat Ucapkan Terimakasih Kepada Pendukung