JawaPos Radar

Pohon Tumbang Timpa 14 Rumah

19/02/2018, 21:45 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Pembersihan Pohon Tumbang
PEMBERSIHAN: PMI dan unsur gabungan lainnya membersihkan material pohon tumbang. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Hujan lebat dan angin kencang menerjang Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Akibatnya, beberapa batang pohon roboh dan menimpa belasan unit rumah. 

Total, ada 14 rumah yang terdampak bencana ini. Pohon dengan diameter 60 sentimeter yang roboh membuat dua unit rumah rusak berat dan 12 lainnya rusak ringan. 

Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang Muji Utomo menjelaskan, rumah-rumah tersebut mengalami kerusakan pada dinding, genting yang jatuh dan plafon yang roboh. 

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kejadiannya Minggu (18/2) sore," kata laki-laki yang biasa disapa Mbah Tomo ini, Senin (19/2). 

Mbah Tomo menjelaskan, petugas gabungan dari PMI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, Polri dan TNI, sudah melakukan upaya pembersihan.  

Puluhan petugas gabungan memberitahukan material pohon yang roboh. Caranya, menggergaji batang yang melintang dan membersihkan ranting yang berserakan.  

"Tadi kami sudah melaksanakan pembersihan. Batang pohon dipotong dengan gergaji mesin. Bahu membahu kami bersihkan dari badan jalan," beber Mbah Tomo. 

Sementara itu, Humas Tagana Kabupaten Malang, Ali Usman, menjelaskan, untuk jumlah kerugian material, mereka tengah melaksanakan asesmen dengan pihak kecamatan. "Kerugian material belum diketahui," kata dia. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, mengimbau, masyarakat agar tetap waspada. Apalagi, seperti saat ini, hujan deras masih terus mengguyur. 

Selain pohon tumbang, dia minta agar masyarakat mewaspadai bencana hidrometeorologi. Misalnya saja banjir dan tanah longsor yang kerap terjadi di Kabupaten Malang.

"Kabupaten Malang, terutama di wilayah selatan, kerap diterjang banjir dan tanah longsor. Kami minta agar warga yang tinggal di pegunungan, bukit dan dekat dengan sungai agar meningkatkan kewaspadaan," tegas dia.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up