Lepaskan Anak Panah, Dua Kelompok Pemuda Saling Serang

19/02/2018, 10:25 WIB | Editor: Ilham Safutra
Ilustrasi tawuran (Kokoh Praba/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Dua kelompok pemuda di Kota Sorong, Papua Barat terlibat tawuran pada Sabtu (17/2), pukul 22.00 WIT. Mereka saling serang dengan menggunakan senjata tajam berupa panah, tombak, dan senjata tajam lainnya. Keduanya berasal dari kompleks Aspen Malanu dan kompleks Kokoda. Penyerangan itu diduga merupakan aksi balas dendam.

Ketegangan antara dua kubu itu tidak berlangsung lama. Anggota Dalmas Polres Sorong Kota, SPKT Polres Sorong Kota, dan Tim Paniki Polsek Sorong Timur tiba di TKP dan langsung mengamankan para pelaku untuk dibawa ke Polres Sorong.

Menurut informasi yang dihimpun Radar Sorong (Jawa Pos Group), penyerangan itu bermula dari kesalahpahaman dua pemuda berinisial AI dan LT dengan pria lainnya berinisial RC dan DN. Saat itu, pukul 21.30 WIT, AI dan LT yang tengah berjalan dari arah Pasar Remu menuju kantor wali kota berpapasan dengan RC dan DN di Jalan Kurana.

Tanpa alasan yang jelas, muncul kesalahpahaman antara empat pemuda tersebut hingga terjadilah keributan. AI mengeluarkan parang dan menyabetkannya ke wajah RC. Melihat rekannya ditebas, DN memberi tahu teman-temannya yang saat itu berkumpul di pasar malam. RC pun menjadi bulan-bulanan pemuda yang datang dari pasar malam.

Dua kelompok pemuda itu akhirnya sama-sama mengumpulkan massa dan saling serang. Bentrok dengan menggunakan senjata tajam pun terjadi. Beruntung, polisi cepat datang dan melerai. Tidak ada korban yang meninggal dalam kejadian tersebut.

''Peristiwa itu dipicu salah paham saja,'' papar Kabag Ops AKP Eko Yumiarto yang mewakili Kapolres Sorong Kota AKBP Mario Christy Pancasakti Siregar kemarin.

Dia menjamin permasalahan dua kelompok pemuda tersebut sudah selesai. Kedua kubu sepakat berdamai setelah dipertemukan di Mapolres Sorong Kota. ''Situasi sudah aman. Korban yang kena tebas sudah dirawat di RSUD. Semoga tidak ada aksi susulan,'' ucapnya. 

(raf/c15/fat)

Berita Terkait

Rekomendasi