alexametrics

Pemprov Sumbar Bantah ASNnya Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

18 Desember 2018, 20:57:25 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) membantah soal keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN)nya yang diduga terlibat jaringan narkoba Internasional. Sebab, tidak satupun nama ASN di Pemprov Sumbar sama dengan nama tersangka penyalahgunaan narkoba yang ditangkap jajaran Polda Riau.

Hal itu, ditegaskan Kepala Biro (Kabiro) Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal menyusul sejumlah pemberitaan media massa atas penangkapan pelaku pengedar narkoba jaringan internasional yang diduga bekerja sebagai ASN Pemprov Sumbar.

“Setelah kami cek di data base kepegawaian Pemprov Sumbar (koordinasi dengan BKD), tidak ada ASN Pemprov Sumbar yang bernama Irwan Wahyudi bin Misno,” kata Jasman Rizal, Selasa (18/12) malam.

Jasman menerangkan, pihaknya perlu cepat memberi penegasan. Sebab, ini juga menyangkut nama naik Pemprov Sumbar. “Kita menduga, yang bersangkutan (tersangka) memberikan keterangan yang tidak benar. Karena setelah kami cek, namanya tidak ditemukan,” kata Jasman.

Sebelumnya, Polda Riau bersama Polres Kampar mengamankan dua orang lelaki yang diduga terlibat jaringan narkoba internasional. Informasinya, satu dari dua tersangka tersebut berstatus ASN Pemprov Sumbar.

Direktur Resnarkoba Polda Riau, Harinono kepada wartawan di Mapolda Riau menyebutkan, tersangka berstatus ASN itu bernama Irwan Wahyudi bin Misno, 37, yang berasal Kota Padang. Kemudian tersangka Mulyadi,36, warga Bukittinggi yang bekerja sebagai supir.

Dari jaringan narkoba ini, polisi berhasil menyita BB sabu seberat 18 kg dan 20 ribu pil happy five. Diduga, barang itu berasal dari jaringan narkoba internasional yang dipasok dari Malaysia.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (rcc/JPC)

Pemprov Sumbar Bantah ASNnya Terlibat Jaringan Narkoba Internasional