JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kawal Pemeriksaan, Sejumlah Ormas Minta Habib Bahar Dibebaskan

18 Desember 2018, 14:29:44 WIB
Kawal Pemeriksaan, Sejumlah Ormas Minta Habib Bahar Dibebaskan
Sejumlah ormas mengawal pemeriksaan Habin Bahar Bin Smith di Mapolda Jawa Barat, Selasa (18/12) (Siti Fatonah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ratusan massa berkumpul di depan Mapolda Jawa Barat Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Selasa (18/12). Sejumlah ormas Islam berkumpul menyerukan agar Habib Bahar bin Smith dibebaskan atas dugaan kasus penganiayaan dua remaja.

Orator berapi-api secara bergantian menyuarakan untuk keadilan terhadap Habib Bahar bin Smith yang kini tengah dipanggil di Polda Jabar. Ratusan massa mengaku akan mengawal proses pemeriksaan hingga selesai.

"Kalau saya bilang, jawab Habib Bahar bebaskan!" teriak seorang orator di atas bak terbuka di depan Mapolda Jabar, Selasa (18/12).

Kawal Pemeriksaan, Sejumlah Ormas Minta Habib Bahar Dibebaskan
Habib Bahar penuhi panggilan Polda Jawa Barat, Selasa (18/12) (Siti Fatonah/JawaPos.com)

Seruan 'Habib Bahar bin Smith, bebaskan!' pun terus-menerus terdengar. Dibarengi dengan teriakan takbir berkali-kali oleh massa yang berkumpul.

Salah satu ormas yang datang yakni Front Pembela Islam (FPI). Kali ini mereka berkumpul bukan karena kepentingan politik, namun menyuarakan untuk melindungi para ulama. Karena sejauh ini, menurutnya sudah banyak ulama dan kiai yang ditangkap, dipersekusi, dan diadili karena beberapa kasus.

Pantauan JawaPos.com, koordinator ormas bergantian berorasi di depan Mapolda Jabar. Bahkan terdengar mereka berasal dari Bekasi, Garut, dan kota lainnya.

Personel keamanan pun disiapkan dari TNI dan Polri. Terlihat mereka berjaga di depan Mapolda Jabar atau sekitar area orasi massa. Terpasang juga kawat barrier di sekitar lokasi.

"Kalau guru kita tidak bebas (keluar) dari Polda Jabar, kita akan tetap di sini (Mapolda Jabar) hingga malam," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Habib Bahar bin Smith memenuhi panggilan Polda Jabar atas dugaan kasus penganiayaan terhadap dua remaja yang terjadi di Kampung Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : (ce1/ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up