JawaPos Radar | Iklan Jitu

Ingkari Kesepakatan Damai, Pemilik Anjing Pitbull Dilaporkan Polisi

18 Desember 2018, 17:37:00 WIB
Ingkari Kesepakatan Damai, Pemilik Anjing Pitbull Dilaporkan Polisi
Anjing Pitbull milik Ho Andri dikarantina di Observasi Hewan Pasar Minggu. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Pemilik anjing jenis Pitbull yang menyerang seorang petugas satpam dilaporkan ke polisi. Pemilik anjing bernama Ho Andri dilaporkan oleh korban Suherman didampingi pengacara dan istri korban.

Laporannya diterima oleh Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (18/12) dengan nomor LP No 2077/K/XII/2018/Restro Jakpus.

Eva mengungkapkan, dirinya melaporkan kejadian tersebut karena menjadi korban ketidakadilan. Dia merasa pelaku Ho Andri tidak punya itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini yang semula memilih jalur kekeluargaan.

Uang ganti rugi yang dijanjikan untuk memenuhi biaya pengobatan Suherman akibat serangan gigitan anjing milik Ho Andri belum kunjung ditepati. Padahal pelaku sebelumnya pelaku ingin berdamai dan tidak memilih jalur hukum.

"Kami belum mendapat uang yang dijanjikan pelaku. Katanya mau damai, tapi sampai saat ini kami belum menerima. Itikad baik aja kurang," ungkapnya di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (18/12).

Eva mengatakan, suaminya mengalami kerugian besar usai mendapat serangan gigitan ganas anjing Pitbull milik Ho Andri. Menurutnya, tubuh suaminua itu dipenuhi mengalami luka gigitan sangat parah.

Karena menderita luka gigitan di bagian badan, kaki, tangan dan leher, Suherman tidak bisa berbuat apa-apa untuk menafkahi istri dan anaknya. Dia berharap agar kasus tersebut diusut tuntas dan pelaku Ho Andri bisa ditangkap dengan hukuman setimpal.

"Kami hanya minta keadilan. Kondisi badan suami saya gak bisa ngapa-ngapain. luka di kepala, badan, kaki dan tangan," kata dia.

Menurut Eva, kasus tersebut sebelumnya sudah diproses di Polsek Sawah Besar. Namun, masalah itu tak kunjung diusut, justru diselesaikan secara kekeluargaan. "Saya (merasa) seperti tidak diakui meski sudah luka-luka begini," tutup dia.

Sebelumnya, Suherman terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mendapat serangan ganas Jecky. Peristiwa itu bermula saat dia menegur pemilik anjing karena tidak dilengkapi dengan tali pengaman saat mengajak Jecky jalan-jalan di sekitar komplek.

Tak terima ditegur oleh Suherman, pemilik anjing itu mendorong hingga adu mulut terjadi. Tak sampai di situ, Jecky diperintahkan untuk menyerang Suherman. Dia mendapat luka di beberapa bagian tubuh dari badan hingga leher. Dari kejadian tersebut Suherman mendapat perawatan intensif di RSUD di RSUD Tarakan, Cideng, Jakarta Pusat.

Editor           : Bintang Pradewo
Reporter      : (wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up