alexametrics

Harga Ayam dan Telur di Palembang Mulai Naik

18 Desember 2018, 17:58:39 WIB

JawaPos.com – Kenaikan harga bahan pokok mulai terasa menjelang Natal dan Tahun Baru 2019. Tak terkecuali di sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Misalnya harga ayam potong. Dari sebelumnya Rp 28 ribu per kg menjadi Rp 31 per kg. Kemudian harga telur ayam dari semula Rp 18 ribu-Rp 20 ribu per kg, naik menjadi Rp 22 ribu per kg.

Salah satu pedagang, Ema, 48, mengatakan, kenaikan harga kedua bahan pangan itu memang dari produsen. Sehingga pedagang juga harus meningkatkan harga.

“Kami tidak tahu alasannya. Karena memang saat kami beli harganya sudah meningkat,” kata Ema saat ditemui di Pasar 26 Ilir Palembang, Selasa (18/12).

Akibat kenaikan harga, konsumen mengurangi pembeliannya. Sehingga para pedagang juga mengurangi barang dagangan agar tidak merugi.
“Kami takut rugi kalau terlalu banyak menjualnya,” singkatnya.

Sementara itu salah satu konsumen, Lia, 38, mengaku beralih ke bahan pokok lain sejak meningkatnya harga ayam dan telur. Seperti lebih memilih ikan, sayur-sayuran dan lain sebagainya. “Bahan makanan itu masih bisa diganti. Jadi untuk sementara kami beralih dulu,” katanya.

Menurutnya, semakin banyak yang membeli tentu akan terus meningkatkan harga. Apalagi mejelang Natal dan Tahun Baru. “Semoga harga ayam dan telur segera turun,” harapnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Sumsel Yustianus menambahkan, harga bahan pangan di pasaran masih tergolong normal. Namun memang harga sekarang berada diambang kenaikan.

Untuk menekan harga, Disdag Sumsel akan terus mengawasinya agar tetap berada di garis normal. “Setiap hari kami akan awasi terus. Semoga tidak ada kenaikan jelang Natal dan Tahun Baru ini,” tutupnya.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (lim/JPC)

Harga Ayam dan Telur di Palembang Mulai Naik