alexametrics

Stop Penerbangan Militer, Bandara Adisutjipto Optimalkan Layanan Sipil

18 Desember 2017, 19:45:39 WIB

JawaPos.com – Pelayanan kepada pengguna jasa Bandara Adisutjipto Yogyakarta dioptimalkan. Salah satunya melalui posko angkutan udara selama musim libur Natal dan tahun baru 2018. Posko mulai dioperasikan Senin (18/12) sampai seminggu setelah tahun baru.

Komandan Pangkalan TNI AU Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Novyan Samyoga mengatakan, sebanyak 250 personil gabungan disiapkan di posko. Selain memberikan layanan kepada penumpang, posko menjadi prasarana informasi traffic penumpang dan maskapai.

Untuk meningkatkan pelayanan saat long weekend, aktivitas penerbangan militer dihentikan sementara. Kebijakan itu diberlakukan karena adanya jadwal extra flight. Angkasa Pura (AP) 1 Adisutjipto Yogyakarta selaku penyedia jasa mengantisipasi lonjakan penumpang di bandara yang berlokasi di pangkalan militer itu.

”Kami hentikan sementara untuk aktivitas penumpang. Untuk hari terakhir latihan pesawat militer pada 21 Desember,” kata Novyan dalam pembukaan Posko Terpadu, Senin (18/12). Penerbangan militer setiap hari mencapai 90 slot. Aktivitas itu akan diganti dengan tambahan slot penerbangan sipil dengan jam operasional mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB.

General Manager PT AP I Yogyakarta Agus Pandu Purnama mengatakan, pada hari biasa penerbangan sipil 14 slot menjadi 8 slot saja ketika ada aktivitas latihan militer. Namun dengan tidak adanya kegiatan itu bisa dimaksimalkan bahkan ditambah. ”Bisa kembali ke slot normal, lebih dari 10 slot penerbangan,” jelas Agus.

Kondisi saat ini aktivitas lonjakan penumpang pun juga telah dirasakan sejak Minggu (17/12) malam. Pada hari biasa sekitar 21.000 penumpang. Pada akhir pekan itu sempat mencapai 23.800 orang. Adanya lonjakan penumpang, lanjut Agus, telah dilakukan antisipasi.

Saat ini sedikitnya empat maskapai mengajukan extra flight. Antara lain Sriwijaya Air rute Yogyakarta-Ujung Pandang (Makassar), Lion Air rute Yogyakarta-Cengkareng (Soekarno-Hatta), Nam Air rute Yogyakarta-Lampung serta Yogyakarta-Pontianak, dan Air Asia rute Yogyakarta-Cengkareng. 

Puncak lonjakan diprediksi terjadi menjelang Natal pada Rabu, 20 Desember dan setelah tahun baru pada Selasa, 2 Januari 2018. ”Diperkirakan lebih dari 24.000 penumpang, naik sekitar 4-6 persen jika dibanding tahun lalu,” pungkas Agus.

Editor : admin

Reporter : (dho/JPC)



Close Ads
Stop Penerbangan Militer, Bandara Adisutjipto Optimalkan Layanan Sipil