alexametrics

Perda Desa Wisata Segera Disahkan DPRD Jatim

18 November 2021, 18:07:27 WIB

JawaPos.com–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur mengusulkan Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) tentang Desa Wisata pada 2020. Tahun ini, raperda itu akan disahkan menjadi peraturan daerah atau perda.

Ketua Komisi B DPRD Jatim Aliyadi Mustofa menyatakan, pihaknya akan segera membuat raperda tersebut menjadi perda. Dari sisi mekanisme prosedur, komisi B sudah melalui itu semua.

”Demi mematangkan Raperda Desa Wisata, kami juga menggandeng komisi di bidang hukum dalam pembahasannya. Nanti kalau sudah final, DPRD akan mengesahkan,” terang Aliyadi Mustofa, Kamis (18/11).

Aliyadi mengatakan, saat ini di Jatim ada sekitar 470 desa wisata yang memiliki potensi wisata yang bagus. Jumlah itu akan terus bertambah dan semua bisa dikembangkan.

”Pemprov Jatim harus segera memberikan peraturan daerah sebagai pegangan dan payung hukumnya. Sehingga desa-desa yang punya potensi bagus ini diberikan kesempatan untuk bisa mengembangkan wisata desa,” tutur anggota Fraksi PKB DPRD Jatim itu.

Senada dengan Aliya, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengatakan, Raperda Desa Wisata atau Wisata Desa harus menjadi prioritas. Desa wisata di kabupaten/kota dikelola BUMdes. Dengan demikian, perekonomian dan kesejahteraan warga desa lebih meningkat.

”Warga desa yang menjalankan. Sehingga desa wisata menjadi destinasi menarik karena dikelola secara professional. Ini merupakan program yang baik untuk dilaksanakan. Kita berharap, raperda ini bisa selesai akhir tahun ini,” kata Sahat Tua Simanjuntak.

Pengesahan raperda menjadi perda disebut-sebut sebagai langkah utama yang membuat desa wisata lebih tepat sasaran dan lebih fokus. Perda itu juga dinilai bisa mendekatkan hubungan pemerintah daerah dengan desa. Sebab meski diatur dan diselenggarakan oleh warga desa, namun pemerintah daerah juga tetap melakukan pembinaan dan pembiayaan.

”Dan ini bisa meningkatkan destinasi wisata yang semakin banyak di Jawa Timur. Jadi desa wisata menjadi andalan kita untuk pemulihan ekonomi kita pasca Pandemi Covid-19,” ujar Sahat Tua Simanjuntak.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini: