alexametrics

Kekeringan di Mojoroto Kediri Terparah Selama 2 Tahun Terakhir

18 November 2019, 20:10:21 WIB

JawaPos.com – Kekeringan di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kediri berpotensi meluas ke wilayah rukun warga (RW) lain. Setelah ada pengaduan masyarakat, kekurangan air bersih juga dikabarkan dialami warga Lingkungan Jarakan.

Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri masih mengecek pengaduan tersebut. Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri Adi Sutrisno menuturkan, ada laporan kekurangan air di RW 3, RT 13. Permukiman tersebut berada di lingkungan Jarakan.

’’Kami baru mendapatkan dumas (pengaduan masyarakat, Red). Ada yang kekeringan lagi,’’ terangnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Adi menyatakan, untuk memastikan laporan itu, BPBD akan melakukan asesmen ke sana. Tujuannya, memastikan jumlah kepala keluarga (KK) yang membutuhkan air bersih.

’’Hari ini (kemarin, Red) kami asesmen ke lingkungan Jarakan,’’ tuturnya. Kemarin, BPBD masih men-dropping air bersih ke Kelurahan Pojok. Adi mengungkapkan, total ada tiga rukun tetangga (RT) yang mendapat kiriman air bersih. Yakni, RT 22, RT 23, dan RT 24. Sementara itu, RT 25 yang sebelumnya mendapat bantuan kemarin dihentikan. ’’Sekarang hanya tiga RT,’’ katanya.

Adi menambahkan, ada satu tangki air atau 5.000 liter yang dikirim ke tiga RT. Sebelumnya, BPBD mengirim dua tangki di empat RT. Setelah satu tangki didistribusikan, truk milik perusahaan daerah air minum (PDAM) kembali untuk mengambil air.

Untuk diketahui, empat RT yang mendapat kiriman air bersih sebanyak 376 kepala keluarga (KK). Perinciannya, RT 22 sebanyak 102 KK, RT 23 (114 KK), RT 24 (80 KK), dan RT 25 (79 KK).

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : baz/ndr/c5/diq



Close Ads