alexametrics

BPBD Bali Sebut Kerugian Materi Gempa Karangasem Hampir Rp 1 M

18 Oktober 2021, 06:25:58 WIB

JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali menyampaikan, kerugian material akibat gempa di Kabupaten Karangasem yang bermagnitudo 4,8 pada Sabtu (16/10) diperkirakan sebesar Rp 991,5 juta atau hampir Rp 1 miliar.

”Tak hanya rumah warga dan sejumlah tempat suci yang mengalami kerusakan, juga berbagai fasilitas umum mengalami kerusakan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali I Made Rentin seperti dilansir dari Antara di Denpasar.

Berdasar hasil pendataan hingga Minggu (17/10) sore, di Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Bangli yang terdampak gempa, total ada 269 unit rumah yang rusak berat, 302 unit rumah rusak ringan, dan 39 fasilitas umum rusak. Fasilitas umum yang mengalami kerusakan itu di antaranya ada kantor desa, puskesmas, BUMDes hingga fasilitas pendidikan.

Di samping itu, menurut I Made Rentin, ada 21 unit pelinggih (bangunan suci) yang rusak berat. Sejumlah pura dan candi juga mengalami kerusakan. Di Kabupaten Bangli bahkan ada sebanyak 5 KK atau 19 orang yang harus mengungsi akibat gempa.

Gempa yang berlokasi di darat pada jarak 8 kilometer barat laut Kabupaten Karangasem itu juga menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan 83 orang mengalami luka-luka (luka berat dan ringan). ”BPBD setempat telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evakuasi dan pendataan. Demikian pula BPBD Kabupaten Karangasem bersama dinas sosial telah melakukan pendistribusian logistik dan tenda keluarga,” ucap Rentin.

Selain itu, lanjut Rentin, Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito saat mengunjungi lokasi gempa di Kabupaten Karangasem dan Posko Tanggap Darurat di Dermaga Kedisan, Bangli, pada Minggu (17/10) juga telah memberikan sejumlah bantuan seperti tenda keluarga, paket makanan siap saji, makanan tambahan gizi, masker medis, sabun cuci tangan, dan penyanitasi tangan.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: