alexametrics

Warga Tulungagung Meninggal setelah Dua Kali Terpapar Covid-19

18 Oktober 2020, 18:53:39 WIB

JawaPos.com–Seorang pasien isolasi di RSUD Iskak Tulungagung, Jawa Timur, meninggal dunia setelah dua kali positif Covid-19 dalam rentang waktu Juli hingga Oktober.

Juru Bicara gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro mengatakan, pasien yang meninggal merupakan tenaga paramedis di salah satu rumah sakit di Tulungagung berinisial TRS, 52. Dia dikonfirmasi meninggal setelah hampir 20 hari menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD dr Iskak. Kondisinya yang memburuk dengan komorbid yang diidapnya sebelum positif Covid-2 untuk kedua kalinya pada akhir September membuat TRS tak mampu bertahan dengan fungsi paru yang sudah tidak bisa lagi maksimal.

”TRS ini merupakan kasus konfirmasi Covid-19 yang pernah kami informasikan ke media pada 22 Juli,” kata Galih seperti dilansir dari Antara pada Minggu (18/10).

Saat itu, kata dia, setelah tiga hari menjalani perawatan di ruang isolasi Covid-19, TRS dinyatakan sembuh pada 25 Juli. TRS kembali beraktivitas seperti sedia kala sebelum akhirnya mengalami gejala pneumonia pada 28 September. Terhadap TRS dan sejumlah paramedis yang mengalami keluhan serupa kembali dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, TRS, paramedis asal Karangrejo, Tulungagung, itu dipastikan positif pada 30 September.

”TRS dirawat di RSUD dr. Iskak, namun kondisinya yang terus menurun dan dinyatakan meninggal akibat Covid-19 pada Jumat (16/10),” terang Galih Nusantoro.

Terhadap jenazah TRS, lanjut Galih, diberlakukan proses pemulasaraan jenazah sesuai protokol Covid-19. Meninggalnya TRS menambah jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Tulungagung, dari sebelumnya berjumlah tiga menjadi empat orang. Dengan jumlah kasus terkonfirmasi per 17 Oktober sebanyak 443 orang, dengan 404 penderita di antaranya berhasil sembuh, rasio fatality rate (FR) Covid-19 di Tulungagung masih di kisaran 0,9 persen atau di bawah satu persen.

Fatality rate  Tulungagung masih sangat rendah, terutama jika dibandingkan kematian akibat Covid-19 di tingkat nasional mencapai 3,7 persen, sedang untuk tingkat Provinsi Jatim mencapai 4,09 persen,” kata Galih Nusantoro.

Galih meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Tetap memakai masker saat di luar rumah, jaga jarak, sering mencuci tangan, dan jauhi kerumunan. ”Tetap patuhi protokol kesehatan, sebagai kunci pencegahan Covid-19,” ujar Galih Nusantoro.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara




Close Ads