alexametrics

528 Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Razia di Tulungagung

18 Oktober 2020, 20:12:45 WIB

JawaPos.com–Sebanyak 528 pengguna jalan raya yang kedapatan tidak memakai masker, terjaring operasi yustisi dan dijatuhi sanksi denda/sanksi sosial di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, sebulan terakhir.

Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Kabupaten Tulungagung Artista Nindya Putra menjelaskan, mayoritas pelanggar Covid-19 yang terjaring operasi yustisi karena tidak memakai masker. ”Dari 528 kasus pelanggaran (protokol kesehatan) itu, 481 kasus di antaranya dikenakan sanksi berupa membayar denda. Sedangkan 56 lain diberikan sanksi sosial,” kata Artista Nindya Putra seperti dilansir dari Antara pada Minggu (18/10).

Operasi yustisi itu sendiri digelar sejak 18 September hingga 15 Oktober. Total jumlah denda yang terkumpul hingga saat ini sebesar Rp 12,185 juta. Masih ada 54 pelanggar yang disanksi denda namun belum membayar, dengan berbagai alasan sehingga dilakukan penyitaan kartu identitas, seperti KTP atau SIM sebagai jaminan hingga yang bersangkutan melakukan transfer pembayaran denda ke nomor rekening Kasda setempat.

”Seluruh uang hasil penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan disetorkan ke kas daerah, melalui rekening Pemkab Tulungagung,” ujar Artista Nindya Putra.

Pelanggar yang menjalani sidang langsung, pembayaran denda dilakukan melalui jaksa. Sedangkan bagi yang tidak sidang, denda langsung ditransfer ke rekening yang ditentukan.

”Ada dua jenis operasi yustisi yang kami lakukan, yakni dengan sidang langsung dengan melibatkan hakim dan jaksa dan operasi biasa. Jika terdapat hakim dan jaksa bisa membayar denda langsung,” tutur Artista Nindya Putra.

Kendati tidak ada bukti berbasis data survei yang menunjukkan korelasi operasi yustisi dengan penurunan angka kasus korona, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro mengklaim tren kepatuhan masyarakat dalam hal kebijakan wajib protokol kesehatan meningkat.

”Akhirnya persentase kepatuhan masyarakat terkait protokol kesehatan saat ini mencapai 70 persen, ini sangat bagus,” kata Galih Nusantoro.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara




Close Ads