JawaPos Radar

Masyarakat Harus Siap Ketika Merapi ”Bersolek”

18/10/2017, 20:51 WIB | Editor: Miftakhul F.S
Gunung Merapi
HARUS SIAP: Warga di sekitar Gunung Merapi harus selalu siap jika gunung tersebut erupsi kembali. (Miftakhul F.S/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIJ dan Pemkab Sleman terus melakukan penguatan mitigasi bencana. Hal itu dilakukan agar masyarakat lebih siap jika Gunung Merapi nanti erupsi lagi. Dengan begitu, dampak kerugian baik materi maupun jiwa bisa diminimalisir.

”Kalau istilah saya, Merapi bersolek (baca: erupsi). Kita harus menerima ketika Merapi bersolek. Kita harus siap melayaninya,” kata Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun.

Pemkab Sleman pun optimis masyarakat, terutama yang tinggal di lereng Merapi, siap jika terjadi erupsi. Sebab, berbagai upaya yang telah dilakukannya. Seperti membentuk desa tanggap bencana, tangguh bencana, dan sekolah tanggap serta tangguh bencana. ”Sekarang kami sudah punya itu,” ujarnya.

Selain pembentukan desa dan sekolah yang tanggap serta tangguh bencana, juga secara rutin telah dilakukan simulasi. Simulasi itu tentu saja agar kemampuan mitigasi bencana warga terus terasah.

Menurut Krido Suprayitno, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIJ, upaya-upaya itu dilakukan untuk menjadikan Sleman sebagai wilayah tanggap bencana. ”2018 adalah waktu-waktu yang siaga,” prediksinya.

Selain mengasah Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, dilakukan pula pembenahan. Terutama jalur-jalur evakuasi yang saat ini masih ada yang digunakan untuk jalur penambangan. ”Jalur evakuasi jangan tumpang tindih,” sebutnya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up