JawaPos Radar

Lapas Bobol Lagi, Kali Ini 12 Napi Kabur Dari LP Muaro Sijunjung

18/09/2017, 07:36 WIB | Editor: Ilham Safutra
Lapas Bobol Lagi, Kali Ini 12 Napi Kabur Dari LP Muaro Sijunjung
Lapas Muaro Sijunjung saat dalam kondisi ricuh usai kaburnya para napi. (Yulicef Anthoni/Padang Ekspres/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sektor pemasyarakatan di Indonesia sepertinya tidak lagi bisa memberikan pembinaan. Buktinya kasus tahanan atau narapidana kabur dari lembaga pemasyarakatan (lapas) kembali terjadi. Kali ini dialami LP Muaro Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar).

12 orang warga binaan Lapas Muaro Sijunjung berhasil kabur dari komplek Lapas, plus menikam seorang petugas jaga (sipir) dengan sebilah pisau ketika hendak menghadang mereka, Minggu (17/9). Suasana Lapas seketika mencekam. Akibatnya pihak LP Muaro Sinjunjung pun minta bantuan ke Polres Sijunjung melakukan pengejaran dan pengamanan.

Dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), kejadian itu terjadi pada Minggu (17/9) siang ketika petugas hendak memberikan jatah makan siang, sekitar pukul 15.00. Begitu pintu lapis II dibuka, tiba-tiba secara bergerombolan warga binaan serempak meringsek keluar dan kabur dari pintu utama.

Lapas Bobol Lagi, Kali Ini 12 Napi Kabur Dari LP Muaro Sijunjung
Napi Muaro Sinjujung yang kabur (Yulicef Anthoni/Padang Ekspres/JawaPos.com)

Tak ayal suasana lapas seketika menjadi ricuh dan kacau balau, seolah sedang terjadi tawuran dan amuk massa. Petugas yang kaget dengan aksi massa pun tersudut dan kalang kabut. Ditambah pula jumlah mereka jauh lebih sedikit dibanding warga binaan. Pihak lapas pun terpaksa meminta bantuan Polres Sijunjung.

Tak lama berselang puluhan personel utusan Polres Sijunjung tiba di lokasi peristiwa, seraya langsung memboikot komplek Lapas dari lapis luar dan dalam. Sebagian lainnya melakukan pengejaran setelah sebelumnya berkoordinasi dengan penanggung jawab harian lapas.

Selain kabur, para napi pun sempat melukai petugas jaga lapas yang saat itu berusaha menghalangi mereka kabur. Korban tersebut bernama Doni. Korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat untuk perawatan lebih lanjut. Beruntung luka yang yang dialami tidak begitu parah, hingga selanjutnya langsung memberikan kesaksian di Polres Siunjung.

Menurut pengakuan Doni, dia mencoba mengadang. Tapi karena jumlah napi cukup banyak dia pun tak mampu mencegahnya. Bahkan tanpa disadari ada di antara mereka sempat menghujamkan pisau hingga melukai bagian rusuknya.

Dalam insiden ini, sambungnya, tidak ada fasilitas lapas mengalami kerusakan, melainkan semata-mata gerombolan massa membabibuta ingin kabur. Entah dipicu masalah apa, sejauh ini juga nasih dalam penyelidikan petugas. "Rasanya situasi di sini aman-aman saja, tidak pernah ada terjadi keributan, atau pun chek-cok dikalangan napi. Termasuk dengan petugas, semuanya juga aman," imbuh Doni di hadapan penyidik Polres Sijunjung.

Sementara itu, Wakapolres Sijunjung, Kompol Siregar menuturkan, 12 warga binaan yang kabur itu adalah atas nama, Bendri Bon, Eki Nopriana, Junaidi, Risman, Teye Geli, Ardianlo, Suhen, Randi Derion, Dani Darmanto, Nasrul Effendi, Abdul Dasril panggikan Dedet. Mereka rara-rata terjerat kasus narkoba dan kriminal, 9 orang diantaranya merupakan pindahan/oporan dari berbagai daerah.

"Begitu dapat laporan, kita langsung menggeser puluhan anggota Shabara ke Lapas Muaro Sijunjung, berikut upaya pengejaran oleh Anggota Reskrim dan Intel," sebut Siregar. 

(iil/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up