alexametrics

Kepala SMP Kena OTT, Tim Saber Pungli Beberkan Modus Pungli PPDB

18 Juli 2018, 10:01:28 WIB

JawaPos.com – Usai mengungkap praktik pungutan liar (pungli) pada saat proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMPN 10, Tim Saber Pungli Kota Batam membeberkan jumlah tersangka dan modus operandi para tersangka, kemarin (17/7).

Dari operasi tangkap tangan (OTT) itu didapatkan total lima tersangka dalam praktik pungli PPDB SMPN 10 Kota Batam. Sebelumnya, Tim Saber Pungli Kota Batam menetapkan Ketua Komite SMPN 10 Batam Baharuddin serta dua honorer di SMPN 10, Ratu Roha dan Mismarita, sebagai tersangka.

Ketua Tim Saber Pungli Kota Batam yang juga Wakapolresta Barelang AKBP Mudji Supriadi mengungkapkan, sasaran pungli di SMPN 10 adalah siswa yang tak lolos seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) online.

Kepala SMP Kena OTT, Tim Saber Pungli Beberkan Modus Pungli PPDB
Siswa-siswi SMPN 10 Kota Batam sepulang sekolah. (CECEP MULYANA/BATAM POS/ Jawa Pos Group)

Para tersangka meminta sejumlah uang kepada para orang tua calon siswa agar anak-anak mereka tetap bisa diterima di SMPN 10 Kota Batam. “Para tersangka menyebutnya jalur khusus,” kata Mudji Selasa (17/7).

Mudji menyebut nominal uang yang diminta para tersangka beragam. Mulai ratusan ribu ripuah hingga jutaan rupiah.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi meminta Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan segera menyiapkan nama-nama calon pengganti Rahip. Sebab, setelah menjadi tersangka, Rahip akan dicopot dari jabatan kepala SMPN 10 Batam.

“Siapa calonnya, saya berharap diambil dari luar SMPN 10,” terang Rudi saat mengunjungi SMPN 10 kemarin. 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (gas/eja/yui/c4/ami)



Close Ads
Kepala SMP Kena OTT, Tim Saber Pungli Beberkan Modus Pungli PPDB