alexametrics

DJP Sita Aset Dua Tersangka Tindak Pidana Perpajakan di Jogjakarta

18 Mei 2022, 00:07:13 WIB

JawaPos.com–Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Daerah Istimewa Jogjakarta menyita aset dua tersangka tindak pidana bidang perpajakan. Perbuatan itu mengakibatkan kerugian pendapatan negara mencapai Rp 50 miliar.

Plt Kepala Kanwil DJP DIJ Slamet Sutantyo menyebutkan, dua wajib pajak yang melakukan tindak pidana perpajakan berinisial HP dan tersangka korporasi PT PJM.

”Tim Penyidik Pajak Kanwil DJP DIJ pada Kamis (12/5) telah melakukan upaya paksa dengan penggeledahan dan penyitaan atas aset tersangka berinisial HP dan tersangka korporasi PT PJM,” kata Slamet Sutantyo seperti dilansir dari Antara.

Kedua wajib pajak itu, menurut dia, diduga menyampaikan surat pemberitahuan (SPT) yang isinya tidak benar atau tidak lengkap. Perbuatan itu, menurut Slamet, melanggar pasal 39 ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Sejumlah aset tersangka HP yang disita, antara lain, tas mewah 32 buah, jam tangan 9 buah, sejumlah perhiasan, tanah dan bangunan 3 unit, uang tunai dengan taksiran di atas Rp 10 juta, serta uang tunai dengan mata uang asing.

Terhadap tersangka koorporasi PT PJM, aset yang disita di antaranya uang tunai mata uang rupiah dengan taksiran di atas Rp 11 miliar, sejumlah uang tunai dengan mata uang asing, perhiasan, hingga tanah dan bangunan (gudang) 1 unit.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads