alexametrics

Pakar Minta Rumah Sakit Antisipasi Lonjakan Covid-19 setelah Lebaran

18 Mei 2021, 07:16:37 WIB

JawaPos.com–Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan Covid-19 mengingatkan rumah sakit mengantisipasi ledakan kasus Covid-19 setelah Lebaran Idul Fitri tahun ini. Tim pakar minta kapasitas tempat tidur pasien bisa terpenuhi.

Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Hidayatullah Muttaqin menyatakan, tingginya mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga momen Lebaran dapat memicu penularan Covid-19 secara masif. Semua pihak harus bersiap menghadapi kemungkinan lonjakan kasus baru dalam satu minggu hingga sebulan ke depan

”Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 pada Ramadan 2021 sebanyak 3.310 kasus atau 7 kali lipat dibanding Ramadan 2020. Satu bulan setelah Ramadhan 2020, jumlah kasus baru bertambah sebanyak 2.068 orang atau tumbuh 4,34 kali lipat dari jumlah kasus baru yang terdeteksi pada bulan puasa tahun itu,” tutur Hidayatullah Muttaqin seperti dilansir dari Antara.

Kondisi tersebut menurut dia, mengisyaratkan potensi penularan sebelum dan setelah Lebaran tahun ini jauh lebih besar dan lebih masif dibandingkan dengan pada 2020. Salah satu konsekuensinya adalah bertambahnya jumlah masyarakat yang membutuhkan layanan rumah sakit rujukan Covid-19, khususnya bagi para penderita dengan gejala berat atau agak berat.

Dia mengambil contoh kondisi di Kalimantan Selatan yang berdasar data Dinas Kesehatan per April 2021, jumlah tempat tidur isolasi di seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 ada 543 unit. Sedangkan untuk ICU ada 36 unit. Adapun tingkat keterisian untuk Isolasi pada April rata-rata sekitar 65 persen dan ICU sekitar 75 persen.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:





Close Ads