alexametrics

Harga Tiket Turun, Penumpang Pesawat Bakal Melonjak

18 Mei 2019, 17:00:02 WIB

JawaPos.com – Lonjakan penumpang khususnya dari sektor angkutan udara diperkirakan terjadi jelang Idulfitri. Mengantisipasi hal ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Timur (Kaltim) mengumpulkan seluruh instansi terkait, khususnya dishub di tiap kabupaten/kota, guna mengantisipasi lonjakan tersebut.

Menurut Kepala Dishub Kaltim Salman Lumoindong, lonjakan penumpang mudik lebaran bisa mencapai 2-3 persen. Sehingga diperlukan antisipasi sejak dini, guna menanggulangi kebutuhan setiap masyarakat.

“Pasti akan naik jumlah penumpang setiap tahunnya. Apalagi di Bandara APT Pranoto dan SAMS (Sultan Aji Muhammad Sulaiman) Sepinggan Balikpapan. Sehingga dari beberapa maskapai juga menerapkan extra flight (penambahan jam penerbangan) khusus untuk beberapa rute di luar Kaltim,” ujar Salman dikutip dari Samarinda Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (18/5).

Beberapa maskapai yang menyiapkan extra flight di antaranya Lion Grup dan Nam Air. Kedua maskapai tersebut menerapkan penambahan jam terbang khusus untuk Kota Samarinda dan Balikpapan. Aturan ini berlaku sejak 25 Mei 2019 hingga 15 Juni 2019.

“Untuk Bandara SAMS ada tiga rute penambahan yaitu Surabaya, Makassar dan Jogja. Sedangkan untuk APT Pranoto hanya rute Surabaya dan Jogja,” ujar Salman.

Meski demikian, Salman mengakui penumpang di APT Pranoto memang mengalami kenaikan yang sangat drastis jika dibandingkan dengan Bandara SAMS Balikpapan. Namun nyatanya sampai saat ini, Bandara APT Pranoto belum membuka layanan penerbangan pada malam hari, sebab masih terkendala penerangan.

“Belum buka penerbangan malam saja penumpang di APT Pranoto bisa mencapai 90 ribu penumpang per bulan dengan 40 kali pergerakan per hari. Nah menjelang Lebaran ini dimungkinkan akan bertambah lagi. Makanya kita harus mengantisipasi duluan,” urainya.

Selain itu, Salman juga memastikan harga tiket akan diturunkan dari harga tertinggi saat ini sebesar 12-15 persen. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi para penumpang, khususnya yang sangat bergantung dengan angkutan udara.

“Ya harga tiket pasti akan turun. Kami sudah mendapatkan informasi dari Kementerian Perhubungan,” ucapnya.

Dia menyebut, lonjakan penumpang untuk mudik sudah pasti terjadi. Sehingga kebanyakan masyarakat larinya menggunakan kapal. Sedangkan tiket kapal sudah pasti akan habis setiap tahun.

“Makanya harga tiket pesawat diturunkan sebagai solusi bagi penumpang yang tidak kebagian tiket kapal,” jelasnya.

Tak hanya itu ia juga memastikan setiap bandara memiliki posko mudik khususnya untuk menampung para pemudik dari luar kota.

“Posko juga sudah kami minta agar setiap kota/kabupaten menyediakan. Termasuk angkutan menuju bandara, guna memudahkan penumpang menuju bandara,” pungkas Salman.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : jpg



Close Ads