alexametrics

Izin Kerja Habis, WNA Tiongkok Luntang-lantung di Kapuas Hulu

18 Mei 2018, 05:50:49 WIB

JawaPos.com – Tim Pemantauan Orang Asing (Pora) Kabupaten Kapuas Hulu mengecek paspor dan surat menyurat yang berkaitan dengan masa izin kerja seorang warga negara asing (WNA) Tiongkok, pada Rabu (16/5). Tim juga mengecek status izin tinggal WNA yang akan bekerja di perusahaan tambang emas di Kecamatan Bunut Hulu tersebut.

“Pengawasan tersebut melibatkan Imigrasi Kelas III Putussibau, Polisi, TNI, Disnaker serta pihak terkait lainnya,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Putussibau, Dios Dani dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Grup), Jumat (18/5).

Hasilnya, ditemukan masa izin kerja WNA sudah habis. Tim Pora meminta juru bicara WNA asal Tiongkok agar menyampaikan kepada pihak perusahaan.

“Kami minta izin kerjanya harus diperbaharui lagi ke dinas terkait, karena sudah habis atau berakhir,” lugasnya.

Jika tidak diperpanjang dan tetap melakukan pekerjaan, maka akan ditindak dengan diproses secara hukum yang berlaku. Sedangkan terkait izin tinggal para WNA ini tidak ada persoalan, karena masih berlaku.

“Maka kami minta pihak perusahaan mengurus izin pekerja WNA yang sudah habis tersebut,” imbau Dios.

Kasubsi Keimigrasian, Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian pada Imigrasi Kelas III Putussibau, Angga Adwantara menambahkan, operasi yang digelar kemarin merupakan intruksi dari Direktur Jenderal Keimigrasian. Itu terkait pelaksanaan operasi pengawasan Keimigrasian rutin dan serentak di seluruh Indonesia.

“Operasi ini dari 11-18 Mei 2018 melibatkan Tim Pora beserta sejumlah unsur terkait lainnya,” ujarnya.

Angga menjelaskan, sasaran operasi yakni tempat-tempat yang diduga terdapat keberadaan dan kegiatan WNA. Di antaranya yakni di perusahaan tambang, perkebunan, kelautan, termasuk pembangunan smelter dan tempat perusahaan lainnya.

“Pastinya kami ingin setiap WNA yang masuk ke wilayah Indonesia, apakah bekerja atau sebagainya, tentu harus mengikuti peraturan atau perundang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Oleh karenanya, Angga berharap dukungan dari semua pihak untuk sama-sama memantau dan melihat keberadaan orang asing di Kapuas Hulu. “Kami tak ingin terjadi hal yang merugikan semua pihak,” tandas Angga.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (jpg/est/JPC)


Close Ads
Izin Kerja Habis, WNA Tiongkok Luntang-lantung di Kapuas Hulu