alexametrics

Tak Ada Bukti Ilmiah Pemerkosaan Bidan, Kapolda: Pelaku Pakai Jari

18 Maret 2019, 15:10:50 WIB

JawaPos.com – Polisi menangkap pelaku  pemerkosaan disertai perampokan terhadap bidan Y di Ogan Ilir (OI), Sumsel. Dari hasil penyelidikan diketahui, pelaku menggunakan benda keras melakukan aksi asusila.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan dari hasil penyelidikan dan investigasi Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) memang tidak ada bukti atau tanda-tanda kasus pemerkosaan.

Seperti, tidak ditemukan sperma di tubuh korban dan juga tidak ditemukan bulu kemaluan pelaku. Seharusnya jika memang kasus tersebut pemerkosaan maka seharusnya ada tanda-tanda tersebut.

Dari situ, pihaknya menyimpulkan ada dugaan jika dilakukan menggunakan alat keras sehingga tidak ada tanda-tanda pemerkosaan.

“Ternyata benar, tersangka menggunakan jarinya sehingga tidak ada tanda-tanda tersebut,” katanya saat ditemui di Mapolda Sumsel, Senin (18/3).

Ditambahkannya, saat melakukan aksi pelaku juga sempat memukul wajah korban sebelah kiri hingga akhirnya pingsan.

Namun, tangisan anak korban membuat tersangka mengambil telepon genggam dan uang Rp 400 ribu. Lalu, pelaku melarikan diri.

Dari kasus tersebut, pihaknya mengancam pelaku dikenakan pasal 365 tentang perampokan dengan kekerasan. Namun, pihaknya masih berkoordinasi dengan jaksa apakah nantinya akan diakumulasikan dengan kasus pencabulan.

“Kami masih akan mendalami kasus ini, apakah sudah terencana atau tidak,” tutupnya.

Seperti diketahui, nahas dialami Bidan Y, 25, warga Kabupaten Ogan Ilir ini. Pasalnya, Y menjadi korban pememrkosaan disertai perampokan saat berada di Poskesdes tempat dirinya bekerja.

Akibar kejadian tersebut, korban pun mengalami trauma serta beberapa barang berharganya pun dibawa oleh pelaku.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Alwi Alim



Close Ads
Tak Ada Bukti Ilmiah Pemerkosaan Bidan, Kapolda: Pelaku Pakai Jari