alexametrics

Pemilih Milenial Bertambah, Partisipasi Masih Minim

18 Maret 2019, 20:03:00 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang mencatat adanya penambahan jumlah pemilih milenial pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, April mendatang. Meskipun begitu, angka partisipasinya masih berada di angka kurang dari 65 persen.

Kepala KPU Kota Malang Zaenudin mengatakan, jumlah pemilih milenial mencapai 27 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT), yakni sebanyak 170 ribu orang. Jumlah tersebut, lanjut dia, bertambah dibanding saat pelaksanaan Pilkada Kota Malang, Juni 2018 lalu.

Pemilih milenial itu rata-rata didominasi oleh para pelajar dan mahasiswa. Bahkan, KPU Kota Malang sudah membuka layanan pindah pilih sebanyak dua gelombang. “Permintaan pindah pilih atau dokumen A5 gelombang kedua sudah ditutup 17 Maret lalu, tapi saat ini datanya masih direkapitulasi di masing-masing kecamatan,” ujarnya.

Dia menerangkan, berdasarkan pembukaan pindah pilih gelombang pertama, setidaknya ada tambahan pemilih milenial sekitar 6 ribu orang. Meski demikian, Zaenudin belum bisa mengidentifikasi berapa banyak jumlah pemilih milenial yang bakal menggunakan hak pilihnya pada Pemilu nanti. “Kalau melihat Pilkada kemarin, angka partisipasinya rata-rata kurang dari 65 persen. Itu masih jauh dari target,” kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya untuk melakukan pendekatan kepada pemilih milenial agar tidak golput nantinya. Salah satunya melalui Relawan Demokrasi. “Menjadi concern kami untuk terus melakukan sosialisasi pada mereka. Saat ini ada 50 orang Relawan Demokrasi yang kami rekrut untuk masuk ke sekmen itu,” pungkasnya. 

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Fiska Tanjung

Copy Editor :

Pemilih Milenial Bertambah, Partisipasi Masih Minim