alexametrics

Curah Hujan Tinggi, Kompleks Makam Raja Imogiri Diterjang Longsor

18 Maret 2019, 15:40:08 WIB

JawaPos.com – Kompleks Makam Raja Imogiri di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) diterjang longsor, Senin (18/3). Longsoran di bangunan beserta lahan bagian depan sisi timur makam tersebut menyebabkan beberapa rumah di pemukiman yang berada di bawahnya tertimbun tanah.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati yang sempat meninjau lokasi longsor di kompleks makam raja itu mengatakan, kondisi geografis di wilayah itu memang rapuh dan rentan terjadinya longsor.

“Jelas penyebabnya adalah lereng di sini rentan, struktur batuan dan kemiringannya. Tidak apa-apa, hanya rapuh. Ketika longsor, kapan akan terjadi? Menunggu pemicu, curah hujan atau gempa bumi,” katanya, saat ditemui di kompleks Makam Raja Imogiri, di Kecamatan Imogiri, Senin (18/3).

Banjir Jogja
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati sewaktu menyambangi lokasi longsoran, Senin (18/3). (Ridho Hidayat/JawaPos.com)

Ia menyebut, hujan yang terjadi pada Minggu (17/3) malam diakibatkan karena curah hujan yang cukup tinggi. Yakni 148 milimeter per hari. “Sedangkan kategori hujan ekstrem itu hanya 50 milimeter per hari curah hujannya. Tapi tadi malam hampir 3 kali lipat,” ucapnya.

Dikatakan pula, tak hanya perbukitan kompleks Makam Raja Imogiri saja yang rawan longsor. Namun juga di Kecamatan Pundong, Piyungan hingga Kecamatan Patuk di Kabupaten Gunungkidul. “Tebing perbukitan itu rawan longsor, apalagi sering digoyang gempa,” ucapnya.

Kepala Stasiun Klimatologi Mlati BMKG Jogjakarta, Reni Kraningtyas menambahkan, potensi cuaca ekstrem di DIJ hingga beberapa hari ke depan masih ada. Meski Badai Savana di Samudera Hindia sudah semakin menjauh. “Potensi curah hujan tinggi memang berkurang, tapi warga harus tetap waspada,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Dwi Daryanto mengatakan, pencarian 2 orang warga di Dusun Kedung Buweng, RT 2, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri masih terus dilakukan. Hingga Senin (18/3) siang, tubuh keduanya belum ditemukan karena dalamnya tanah yang menimbunnya.

“Alat berat kami gunakan, supaya bisa cepat,” ucapnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ridho Hidayat

Curah Hujan Tinggi, Kompleks Makam Raja Imogiri Diterjang Longsor