alexametrics

Bantul Siaga Darurat Bencana

18 Maret 2019, 11:45:35 WIB

JawaPos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menetapkan status siaga darurat. Ini untuk menangani bencana banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat pada Minggu (17/3) malam.

“Status siaga darurat, kami tetapkan sampai seminggu ke depan. Siaga darurat artinya segala sesuatu menangani secara darurat. Kalaupun butuh bantuan keuangan melalui BTT (Dana Belanja Tidak Terduga), bisa menggunakannya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul Dwi Daryanto ditemui di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Senin (18/3).

Akibat hujan lebat pada Minggu (17/3) malam, 26 desa di 10 kecamatan terdampak banjir. Kemudian tanah longsor terjadi di 9 desa di 7 kecamatan. Sebanyak 4.427 jiwa sempat mengungsi di beberapa titik. Yakni, di Sriharjo, Wukirsari, dan Karang Tengah.

Pada Senin (18/3) pagi, sebagian pengungsi sudah pulang ke rumah masing-masing. “Sebagian sudah pulang membersihkan rumah masing-masing,” katanya.

Di Bantul, wilayah yang rawan banjir tersebar di Kecamatan Piyungan, Sewon, Banguntapan, Pleret, Pundong, Imogiri, Srandakan, Sanden, dan Kretek. Sementara untuk rawan longsor di Piyungan, Pleret, Imogiri, Dlingo, Pundong, Kretek, dan Pajangan.

Ketika hujan mengguyur dengan intensitas cukup tinggi, warga yang tinggal di daerah rawan diimbau mencari tempat yang aman. Hal itu untuk menekan adanya korban jiwa.

Satu warga tewas akibat bencana banjir yang melanda Bantul. Yakni, Painem, 70, warga Dusun Numpukan, Desa Karangtengah, Kecamatan Imogiri. Kemudian korban tewas akibat longsor bernama Sujiatmoko, 89. Jenazah korban ditemukan di rumahnya, Dusun Kedung Buweng, RT 2, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri. Kemudian keluarga Sujiatmoko bernama Rufi Kusuma Putri, 9, dan Eko Supatmi, 50, masih dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala Pelaksana BPBD DIJ Biwara Yuswantana menambahkan, total ada 5.076 jiwa yang mengungsi akibat bencana alam. Namun mereka sudah mulai berangsur pulang. “Total yang mengungsi 5.076 jiwa,” ucapnya.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Ridho Hidayat

Copy Editor :

Bantul Siaga Darurat Bencana