JawaPos Radar

Petaka Bus Pembawa Rombongan Siswa SD, Tak Kuat Nanjak Lalu Terguling

18/03/2018, 08:26 WIB | Editor: Ilham Safutra
Petaka Bus Pembawa Rombongan Siswa SD, Tak Kuat Nanjak Lalu Terguling
Bus memuat rombongan murid SDN Margobenr, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo yang terguling di jalan tanjakan Desa Sukolilo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (17/3) pagi. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Agenda liburan rombongan siswa SD Negeri Margobener, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jatim, berujung petaka. Selain tersesat, bus pariwisata Putri Salsabil yang mengangkut 32 penumpang itu mengalami kecelakaan tunggal di Desa Sukolilo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 07.30 kemarin (17/3).

Rencananya, bus tersebut hendak menuju pemandian Telogo Sewu, Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Yoyok Sugiono, 40, sopir bus, mengaku mulanya tak menemukan kendala saat mengemudi. Pria asal Desa Margobener itu bahkan mengaku dua kali membawa rombongan wisata menuju pemandian Telogo Sewu. Namun, entah me­ngapa, pagi itu Yoyok lupa medan.

"Semestinya saya belok kiri di pertigaan Durensewu. Tapi malah bablas," ungkapnya. "Ada 4 kilometer terlewat," terangnya saat ditemui koran ini di lokasi kejadian.

Lantaran memuat 30 penumpang anak-anak dan 2 guru, Yoyok sengaja tak mengambil kecepatan tinggi. "Saya tahu kalau nyasar, makanya nyari tempat luas untuk balik arah. Di tanjak­an itu, saya masukkan gigi dua, tapi tidak kuat akhirnya mundur," ujar Yoyok.

Saat itu, seluruh penumpang panik. Untuk menahan putaran roda, Yoyok langsung menginjak pedal rem kencang-kencang. Namun, hal itu tak membuat laju bus bernopol S 7129 UW tersebut terhenti. Dengan terpaksa, Yoyok langsung membanting setir ke kanan.

"Bus sempat menyasak pepohonan bambu," terang Rusiadi, warga setempat. Bukan hanya itu, roda belakang sisi kanannya terperosok ke tanah setinggi 50 sentimeter. Kondisi itu memang membuat bus terhenti sepenuhnya. Namun, lantaran posisi tak seimbang, akhirnya bus terguling ke kiri.

"Tergulingnya tak begitu keras. Malah pelan. Makanya saya lihat tak begitu banyak kerusakan," sambung Rusiadi. Untung, tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya, sejumlah penumpang tampak shock. Seluruh penumpang kemudian dioper ke bus lain menuju lokasi pemandian Telogo Sewu. 

(tom/rf/c19/oki)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up