JawaPos Radar

Imbas Longsor, Penumpang Bogor-Sukabumi Menurut Drastis

18/02/2018, 02:05 WIB | Editor: Imam Solehudin
Puncak Longsor
Salah satu titik longsor di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Dok.Jawapos)
Share this image

JawaPos.com - Libur panjang Imlek rupanya tak berdampak positif terhadap penumpang kereta di Kota Sukabumi. Bahkan, penumpang rute kereta Sukabumi-Bogor anjlok imbas insiden longsor di Jalur Puncak beberapa waktu lalu.

"Cukup terasa dampaknya. Jumlah penumpang kereta menurut drastis," ujar Kepala Stasiun Sukabumi Heru Salam kepada RMOLJabar (Jawa Pos Grup), Sabtu (17/2).

Heru mengungkapkan, untuk keberangkatan terakhir saja hanya membawa 21 penumpang. Padahal, ketika normal bisa mencapai ratusan penumpang.

"Kalau normal itu, Sukabumi-Bogor atau sebaliknya mampu membawa 300 penumpang. Sebab ada empat gerbong ekonomi dan satu eksekutif," ucapnya.

Saat ini, kata Heru,rute yang bisa dilalui baru sampai stasiun Cigombong. "Sementara ke Bogornya belum bisa. Makanya kita hanya menjual tiket Sukabumi-Cigombong, kalau ke Bogor sudah ditutup, pasca longsor. Sementara penumpang kereta kebanyakan tujuannya ke Bogor," ungkapnya.

Hal serupa juga terjadi pada rute Sukabumi-Cianjur. Menurutnya Heru, tak ada sama sekali penambahan penumpang. Jumlah penumpangnya sama ketika waktu-waktu akhir pekan.

"Dari kuota 610, terisi 413 kursi. Ini masih kategori normal," terangnya.

Adapun Sukabumi-Cianjur memang selalu ramai penumpang. Pasalnya, tiket kereta yang dibandrol PT KAI hanya Rp3000. "Karena murah, jadi selalu banyak. Namun tiket tujuan Cianjur hanya dijual langsung di stasiun. Jadi tidak melalui pemesanan," pungkasnya.

(mam/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up