alexametrics

Polda Kalsel Dalami Kematian Terduga Pengedar saat Penangkapan

18 Januari 2022, 19:13:00 WIB

JawaPos.com–Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalimantan Selatan mendalami kasus kematian terduga pengedar berinisial S, 60. Dia tewas saat penangkapan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar.

”Laporan dari pihak keluarga melalui pengacaranya sudah diterima Propam dan kini masih didalami,” kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombespol Mochamad Rifa’i seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin, Selasa (18/1).

Dia memastikan personel yang saat itu terlibat dalam penangkapan dipanggil untuk diperiksa Subbid Paminal. ”Jadi setiap aduan atau laporan masyarakat pasti kita tindak lanjuti termasuk kasus ini. Agar semua jelas duduk perkaranya,” ucap Mochamad Rifa’i.

Jika hasil pemeriksaan terjadi pelanggaran standar operasional prosedur (SOP), personel akan dijatuhi sanksi sesuai aturan baik disiplin maupun kode etik Polri.

Terkait kronologis penangkapan, dijelaskan Rifa’I, terjadi pada 29 Desember 2021 di rumah terduga pengedar di Desa Pemangkih Baru, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar. Saat itu, pria yang sudah jadi target operasi melakukan perlawanan dengan senjata tajam.

”Namun untuk kronologis pastinya nanti hasil pemeriksaan Propam baik kepada personel maupun pihak keluarga,” jelas Mochamad Rifa’i.

Dia menambahkan, pelaku yang meninggal juga masuk daftar pencarian orang (DPO) di Polsekta Banjarmasin Tengah jajaran Polresta Banjarmasin dalam kasus narkotika.

Sebelumnya pada Senin (17/1), kerabat almarhum melapor ke Bidang Propam Polda Kalsel karena menduga adanya tindakan tak sesuai prosedur dalam penangkapan oleh polisi hingga menyebabkan meninggal dunia. Keluarga tak terima S tewas pasca dilakukan penangkapan dan diduga mendapatkan perlakuan kekerasan dan tak manusiawi dari personel Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads