alexametrics

Sigi Bangun Masjid dengan Sistem Tahan Gempa dan Likuifaksi

18 Januari 2019, 09:03:30 WIB

JawaPos.com – Bencana alam gempa bumi dan Likuifaksi akhir September 2018 lalu telah meluluhlantakan segala yang ada di Palu, Donggala dan Sigi, termasuk sejumah bangunan masjid.

Yayasan Amal Malaysia melalui Habib Sholeh atau yang lebih sering disapa dengan Habib Rotan membangun masjid permanen yang lokasinya berada di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Pembangunan ini untuk menggantikan Masjid Al Muhajirin yang sebelumnya sudah rusak dan tidak layak digunakan lagi akibat guncangan gempa bumi berkekuatan 7.4 SR.

Pantauan Radar Sulteng (Jawa Pos Group), pengerjaan pembangunan masjid permanen tersebut sudah pada tahap pengecoran lantai. Beberapa hari kedepan rangka atap yang sudah dirancang akan segera dinaikkan ke atas bangunan masjid permanen tersebut.

Wahid, Pengurus Masjid Al Muhajirin Desa Jono Oge tersebut mengungkapkan Pembangunan masjid permanen itu merupakan hadiah dari Habib Sholeh (Habib Rotan) sehingga Habib berusaha dan mencoba Bekerjasama dengan Yayasan Amal Malaysia untuk membangun masjid Al Muhajirin tersebut.

“Sebenarnya kami tidak tahu dibangun seperti ini, dan ini semua semata-mata hadiah dari Habib Sholeh Bin Abu Bakar Al Idrus, jadi semua biaya pembangunan masjid ini yang menanggung dari Dewan Amal Malaysia,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan dalam pembangunan masjid tersebut menggunakan sistem mutakhir dan tahan gempa serta dengan desain yang sudah diperhitungkan kekuatan bangunannya ke depan. “Desain dibuat dengan sistem mutakhir yang tahan gempa,” jelasnya singkat.

Masih kata Wahid, bangunan tersebut selain dirancang tahan gempa juga dirancang dari bencana Likuifaksi maka masjid tersebut tidak akan roboh melainkan hanya akan terbawa Likuifaksi namun tidak merusak kontruksi utama masjid.

“Ini bangunan bukan di bawah tanah tapi di atas tanah, jadi tidak ada menggali tanah sama sekali sehingga kalau ada gempa hitungannya itu bangunan ini hanya bergoyang di tempat kalaupun ada Likuifaksi bangunannya akan mengikuti aliran Likuifaksi jadi hitungan manusia tidak akan roboh,” pungkasnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : JPG



Close Ads
Sigi Bangun Masjid dengan Sistem Tahan Gempa dan Likuifaksi