JawaPos Radar | Iklan Jitu

Segera Bebas, Keluarga Abu Bakar Baasyir Urus Administrasi

18 Januari 2019, 17:31:31 WIB
Ustad Abu Bakar Baasyir
SEGERA BEBAS: Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir sewaktu tiba di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk melakukan kontrol kesehatan atas sakit yang dideritanya beberapa waktu lalu. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Kabar pembebasan Ustad Abu Bakar Baasyir dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas III, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) sudah diterima pihak keluarga. Saat ini pihak keluarga tengah mengurus dokumen pembebasannya.

Pihak keluarga pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah menyetujui surat pembebasan ustad Abu. "Kami sekeluarga bersyukur dengan keputusan Presiden Jokowi, yang disampaikan melalui Bang Yusril (Yusril Izha Mahendra), yang kemarin sudah mengusahakan untuk pembebasan beliau," urai Abdul Rochim Baasyir yang merupakan putra dari Ustad Abu Bakar Baasyir, Jumat (18/1).

Pria yang akrab disapa Ustad Lim tersebut menyampaikan, sebenarnya informasi mengenai pembebasan Ustad Abu Bakar Ba'asyir sudah sejak beberapa waktu lalu. Tetapi, baru bisa terealisasi bulan ini. 

Untuk pembebasan tersebut, Ustad Lim menyampaikan, pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah dokumen yang dibutuhkan untuk pembebasan. Selain itu, juga tengah mengurus sejumlah perlengkapan atau barang-barang milik Ustad Baasyir selama menjalani masa tahanan di Lapas Gunung Sindur.

"Setelah bebas nanti, kami akan fokus untuk merawat beliau di rumah. Kondisi beliau sudah tua, tidak pantas tinggal di penjara. Sekarang usianya sudah 81 tahun," imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua Pembina Tim Pengacara Muslim, Mahendradatta menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah yang telah membebaskan Ustad Abu. Menurutnya, usulan mengenai pembebasan Ba'asyir sudah lama yakni sejak beberapa tahun silam.

Usulan tersebut tidak lain karena bentuk perhatian terhadap Baasyir yang sudah sangat tua. "Ya kami sangat berterimakasih kepada pemerintah, ini merupakan respons dari pemerintah," ucapnya.

Editor           : Sari Hardiyanto
Reporter      : Ari Purnomo

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up