alexametrics
Kasus Mercy Maut

Kuasa Hukum Iwan: Tuntutan Jaksa Tidak Sesuai Fakta Persidangan

18 Januari 2019, 10:08:27 WIB

JawaPos.com- Koordinator tim kuasa hukum terdakwa Iwan Adranacus, Joko Haryadi menyebut bahwa tuntutan yang dijatuhkan kepada kliennya tidak sesuai dengan fakta di persidangan. Joko menyampaikan, selama persidangan digelar tidak pernah ada saksi yang menyebut secara detail mengenai kondisi korban yang terseret hingga belasan meter.

“Dari kesaksian Ririd disebutkan bahwa korban hanya terjatuh sekitar dua sampai tiga meter saja. Dan tidak sampai belasan meter,” ungkapnya kepada JawaPos.com, Jumat (18/1).

Hal ini juga diperkuat dengan kesaksian Sumarjiyono alias Temon. Temon merupakan sopir becak yang saat kejadian berada di lokasi. Dalam kesaksiannya, Temon menyebut bahwa dirinya hanya melihat terjadinya tabrakan antara mobil terdakwa dengan sepeda motor korban.

Temon juga tidak menyebut korban terseret. “Saksi hanya melihat koran jatuh di depan setelah motornya tertabrak mobil terdakwa,” katanya.

Sedangkan dalam tuntutannya yang juga diperkuat dalam replik, disebutkan bahwa korban sempat terseret hingga lebih kurang 15 meter. Hal itu berlandaskan pada hasil penyelidikan penyidik dan sketsa yang dibuat oleh kepolisian. Dengan begitu, Joko menyebut bahwa apa yang disampaikan JPU dalam tuntutannya tidak berdasar.

“Tuntutan jaksa ini tidak berdasar pada fakta yang terungkap dalam persidangan,” kritiknya.

Selebihnya, jaksa dinilai sengaja menggiring opini publik bahwa kasus tersebut merupakan pembunuhan. Padahal menurut Joko, kasus tersebut merupakan kecelakaan dan tidak ada unsur kesengajaan. Maka dari itu, Joko menilai tuntutan jaksa cacat hukum karena tidak berdasarkan fakta persidangan.

Pembelaan tersebut sudah disampaikan tim kuasa hukum saat sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Kamis (17/1). Dalam sidang lanjutan tersebut mengagendakan duplik atau jawaban atas replik dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sidang kasus dugaan pembunuhan akan kembali digelar pada 29 Januari mendatang dengan agenda putusan.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Ari Purnomo

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Kuasa Hukum Iwan: Tuntutan Jaksa Tidak Sesuai Fakta Persidangan