JawaPos Radar

Ombudsman Sarankan AP I Buka Dialog Terkait NYIA

18/01/2018, 10:20 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
NYIA
Kepala ORI Perwakilan DIY-Jateng Budhi Masturi. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)-Jateng menyarankan agar PT Angkasa Pura (AP) I membuka kembali dialog dengan warga penolak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA). Tak hanya membahas masalah ganti untung saja. Namun, AP I juga harus mendengar suara mereka dari aspek hubungan kebatinan.

"Saran kami, AP I membuka kembali dialog yang melibatkan multi-stakeholder. Entah itu bupati atau pemkab, dengan pembahasan aspek kebatinan," kata Kepala ORI Perwakilan DIY-Jateng Budhi Masturi, Kamis (18/1).

Dalam dialog yang sudah digelar, AP I dan warga hanya membahas mengenai ganti untung maupun pengosongan. Hal itu belum terlalu mengena terhadap apa yang menjadi keluhan warga. Disamping mempertimbangkan aspek kebatinan, Budhi juga menyarankan mengenai hubungan sosial agrarianya. Jaminan ekonomi bagi warga yang mayoritas merupakan petani.

Sebelumnya, ORI Perwakilan DIY-Jateng mengeluarkan saran atas investigasi peristiwa pada akhir November 2017. Kejadian berupa pembongkaran rumah warga penolak bandara di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo.

Dari hasil itu diketahui persyaratan konsinyasi di Pengadilan Negeri (PN) Wates belum terpenuhi AP I. PLN Wates pun demikian. Dalam membongkar meteran dan pemutusan aliran listrik milik warga setempat dirasa tidak patut. Karena mereka masih merupakan pelanggannya, dan tindakan itu tanpa pemberitahuan.

Dari hasil investigasi, AP I pun belum memutuskan sikapnya. Tetapi proyek bandara akan tetap jalan terus untuk mengejar target bisa dioperasikan pada April 2019.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up