alexametrics

Setelah Klaten, Aroma Jual Beli Jabatan Juga Tercium dari Riau

18 Januari 2017, 10:08:18 WIB

JawaPos.com – Praktik jual beli jabatan yang baru saja terungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Klaten ternyata juga terdapat di daerah lain.

Aroma serupa juga menyeruak dari Pemprov Riau. Namun kabarnya jabatan yang diperjualbelikan hanya untuk tingkat eselon III dan IV. Nilai harganya mencapai puluhan juta rupiah. Bahkan isu ini juga sampai ke telinga kalangan legislatif di DPRD Riau. Rencananya wakil rakyat itu akan melakukan hak interpelasi.

Anggota Komisi A DPRD Riau, Sugianto mengatakan, pihak DPRD akan memanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melihat data siapa saja pejabat yang sudah dilakukan pelantikan. Pasalnya selain informasi jual beli jabatan, ada juga informasi penempatan jabatan yang tidak sesuai.

“Informasi yang kami terima, banyak terjadi kejanggalan dari pelantikan beberapa waktu lalu. Untuk itu kami akan panggil BKD untuk mengkonfirmasi dan melihat data tersebut secara langsung, jika memang ada indikasi jual beli jabatan tersebut maka akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya yang dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Rabu (18/1).

Isu ini juga tercium oleh Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi. Dia mengatakan, jauh-jauh hari sebelum pelantikan pejabat eselon III dan IV beberapa waktu lalu, pihaknya sudah mengingatkan jangan sampai terpengaruh oleh orang yang membujuk rayu menjanjikan posisi jabatan dengan membayar sejumlah uang.

“Bisa saja itu tembak di atas kuda. Jadi jangan termakan bujuk rayu. Saya sudah berkali-kali katakan, saat ini bukan eranya lagi seperti itu. Pihak KPK juga sudah memperingatkan, kalau ada praktik seperti itu silakan tangkap,” sebutnya. (sol/iil/JPG)

Editor : Ilham Safutra

Setelah Klaten, Aroma Jual Beli Jabatan Juga Tercium dari Riau